SYIRIK QUSHUR

Dan sebagian besar dari mereka tidak beriman kpd alloh, melainkan dalam keadaan mempersekutukan alloh “.( Qs. Yusuf : 106 )

Pada prinsipnya da’wah dan perjuangan para nabi dan rosul untuk mewujudkan kalimat tauhid. Sunnatulloh akan terus terjadi perseteruan antar para muwahhidin mujahidin dan para musyrikin dengan di sokong oleh kaum munafik, peperangan atau jihad akan terus berlangsung sepanjang zaman.

Tragedi yang paling besar dalam perjalanan sejarah adalah syirik,berdasarkan parameter permusuhan antara tauhid dan syirik ini. Kita liat sekarang banyak jama’ah segolongan orang yang menisbatkan da’wah mereka kepada islam tapi jauh dari apa yang rosul da’wahkan. Sedangkan da’wah para nabi dan rosul adalah menyeru tauhid, dan jihad mereka adalah antar syirik dan tauhid .

Ketika ada orang yang menyeru pada tauhid orang – orang yang dangkal ilmunya dan yang kesyirikan sudah menjadi kegiatan mereka sehari – hari membantah dengan pertanyaan – pertanyaan : “apakah umat islam telah terjerumus dalm kemusyrikan dan kekafiran?”. Lebih klise lagi dan heran mereka mengeluarkan tuduhan terhadap pengikut tauhid yang ikhlas : “khawarij, jama’ah – jama’ah ekstrim, garis keras, teroris, kelompok – kelompok sempalan dan cap – cap lain dalam daftar mereka “. Yang lebih heran lagi kadang tuduhan ini keluar dari mulut para da’i yang menisbatkan dirinya sebagai salaf / salafy.

Umat islam telah terjerumus kedalam kemusyrikan sejak negara ini merdeka, kecuali orang – orang yang berilmu dan di karuniai bashiroh. Orang – orang bodoh yang di anggap/mengaku berilmu tidak lain mereka adalah penyeru – penyeru kepada kesesatan dan mengkaburkan makna tauhid yang sebenarnya,mereka memaknai tauhid hanya lafazhnya saja. Kemusyrikan yang dilakukan oleh umat islam sekarang  telah di kabarkan oleh rosululloh SAW, dalam sabdanya :

sesungguhnya diantara perkara yang aku khawatirkan akan menimpa umatku adalah para pemimpin yang menyesatkan, dan beberapa golongan dari umatku akan menyembah berhala – berhala dan beberapa golongan dari umatku akan mengikuti jejak”. ( ibnu majah dan abu dawud ).

Dalam hadits tersebut Rosul memisahkan antara dua perkara syirik, keduanya sama – sama syirik akbar. Yang pertama : golongan yang menyembah berhala, dan yang kedua : golongan yang mengikuti jejak kaum musyrikin. Meski hasil akhirnya adalah satu yaitu kesyirikan.

Kesyirikan kedua Rosul sebutkan, yaitu syirik mengikuti kaum musyrikin.. Syirik ini banyak jenis dan bentuknya sampai – sampai umat islam tidak mengetahui dan tanpa sadar menjadi pendukung dengan mengeluarkan fatwa dan statement “kosong”. Syirik inilah yang sebagian besar kelompok – kelompok dan partai – partai penganut islam terjerumus ke dalamnya, yaitu SYIRIK QUSHUR ( SYIRIK HUKUM DAN PERADILAN / PERUNDANG – UNDANGAN ). Kesyirikan jenis ini tidak mengikuti orang – orang nashrani yang mentuhankan Isa bin Maryam atau menyembah latta dan ‘uzza.ksyirikan ini adalah syirik Undang-undang dan hukum paganis. Kelompok dan partai islam secara langsung ataupun tidak telah mengikuti kesyirikan ini. Mereka masuk kedalamnya sampai pada derajat meyakininya, inilah kemusyrikan yang mewabah dan menjangkiti sebagian besar umat islam pada masa sekarang.

Kesyirikan ini mengikuti cara – cara, tatanan, hukum – hukum kaum musyrikin dan bergabung dalam kelompok mereka seperti komunis, sekuler, pluralisme, demokrasi serta bentuk – bentuk kemusyrikan dan kekafiran lainnya. Syirik ini banyak tersebar luas dan jauh lebih besar dari syirik penyembah kubur.

Para da’I tidak henti – henti memerangi kemusyrikan dalam bentuk lamanya seperti menyembah kubur dan sebagainya. Sedangkan ksyirikkan sekarang (Syirik Qushur) yang di buat dan dikemas oleh orang – orang kafir, maka para da’I seakan – akan tidak peduli dan menutup mata. Ada jama’ah – jama’ah yang tidak mau membongkar syirik kubur, ada pula kelompok dari jama’ah – jama’ah yang lantang bicara bid’ah tapi tidak mau membongkar Syirik Qushur(Syirik Hukum dan Undang-undang – Undang-undang )bahkan sebagian pengikutnya masuk dan mendukungnya. Tetapi ketika ada kelompok atau jama’ah lain yang menda’wahkan dan menjelaskan syirik qushur secara tegas dan gamblang, maka kedua kelompok atau golongan tersebut seakan – akan bersatu memerangi kelompok ini dengan mengeluarkan fatwa dan tuduhan teroris, khawarij, ekstrim, kelompok sempalan, islam fundamentalis, serta tuduhan – tuduhan lain yang keluar dari mulut – mulut mereka. Ya, itulah mereka para pembela thoghut karena dengan fatwa dan tuduhan mereka kepada para muwahhid mujahid telah melanggengkan dan menyuburkan syirik qushur dan demokrasi, mereka adalah salafi maz’uum ( pengikut salaf hanya dalam pengakuan saja ). Dengan ilmu yang ada pada mereka para thoghut menjadikan mereka sebagai tameng dan menjadikan mereka sebagai penasehat untuk membendung dan mengkounter para muwahhid mujahid yang ingin menegakkan kalimat tauhid secara kaffah di bumi ini. Mereka mengaku sebagai ahlu tauhid tapi kebijakan dan perkataan atau tuduhan mereka tidak ada bedanya dengan Fisabili thoghut.

Bangkitlah wahai para penyeru tauhid, berjuanglah mencari syahid dalam rangka menegakkan kalimat tauhid.

Siapa saja yang menjadikan perkataan orang – orang barat (Eropa atau amerika ) sebagai Undang-Undang yang dijadikan rujukan hukum dalam urusan darah, kemaluan dan harta. Dan dia mendahulukannya terhadap apa yang sudah diketahui dan jelas baginya apa yang terdapat di dalam kitabulloh dan di dalam sunnah Rosul – NYA, maka dia itu tanpa diragukan lagi kafir murtad bila terus bersikeras di atasnya. Dan tidak akan kembali berhukum dengan apa yang telah diturunkan alloh dan tidak bermanfaat baginya nama apapun yang dengannya dia menamai dirinya ( klaim muslim)dan ( tidak bermanfaat juga baginya )amalan – amalan zhohir apapunbaik sholat, shaum dan lainnya” (syaikh Muhammad Hamid Al – Faqiy,ta’liq Fathul MadjidHal : 477,Fathul Madjid Daar ibni ‘ashooshoh, Beirut – libanon,1426 H).

Alloh mengingkari orang yang keluar dari hukum alloh yang mencakup semua nilai kebaikan, mencegah semua keburukan lalu beralih kepada selainnya berupa pendapat – pendapat, hawa nafsu dan istilah – istilah yang di buat manusia tanpa sandaran dari syari’at alloh. Sebagaimana yang dulu dilakukan oleh kaum jahiliyah, yang menjalankan hukum sarat kesesatan dan kebodohan yang mereka buat berdasarkan pendapat akal dan hawa nafsu mereka. Seperti halnya kaum tartar yang menerapkan hukum sesuai politik kerajaan yang di dasarkan pada raja mereka jengis khan, yang telah menyusun ilyasiq untuk mereka. Ilyasiq merupakan perwujudan kitab hukum yang di ramu dari syari’at – syari’at beraneka ragam : Yahudi, nashrani, islam dll. Di dalamnya juga banyak dimuat pemikiran – pemikiran jengis khan sendiri. Maka jadilah ia ( syari’at yang bercampur aduk ) sebagai syri’at panutan bagi anak cucunya yang meraeka kedepankan dari pada berhukum dengan kitaballoh dan sunnah rosul-NYA. Maka barangsiapa yang melakukan hal itu ( mengedepankan berhukum selain kitabulloh dan sunnah rosul NYA), maka dia kafir dan wajib di perangi hingga kembali kepada hukum alloh dan rosul NYA dan lalu tidak lagi berhukum dengan selain itu baik sedikit maupun banyak “.( ibnu katsir, di nukil dari kitab Al Mishbahul Munir Tahdzib – Ibnu Katsir. Hal.384 dari surat al Ma-idah dalam kitab tafsirnya ).

Surat Untuk Penguasa

Silih berganti bencana dan musibah yang melanda bangsa ini disadari atau tdk dilakukan oleh tangan tangan dan perbuatan kita sendiri karena mereka tdk dibina keimananya, sebagaimana yang dijelaskan, sebagaimana yang dijelaskan didalam qur’an (QS 30 : 41)

“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan Karena perbuatan tangan manusi, supay Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”

Sebagai muslim dengan izin Allah swt kami berkewajiban untuk menyampaikan tausyiah (nasihat) tadzkirah ( peringatan) kepada saudara sesama muslim, terutama kepada Yth saudara para penguasa negeri, nasihat ini kami sampaikan sesuai dengan petunjuk Allah dlam Qur’an yang mengarahkan agar kita senantiasa saling menasehati dan mengingatkan, karena nasihat, karena nasihat sesame muslim akan bermanfaat bagi kestabilan iman dan taqwa Allah berfirman dalam QS 51 : 55

“ Dan tetaplah memberi peringatan, Karena Sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.”

Sebagian muslim memang ada yang mau mendengarkan yang berdasarkan pada qur’an dan hadits Nabi, tetapi ada pula yang tdk peduli. Mereka yang tidak peduli kepada peringatan Qur’an dan sunnah adalah seperti orang “ yahudi” yang mengatakan bahwa “ hati mereka telah tertutup “ sebagaimana Allah terangkan keadaan mereka dalam QS 2 : 88, QS 66 : 6

Bahwa sesungguhnya ditangan saudara terletak kekuasaan yang diamanatkan Allah swt untuk mengurus dan mengelola karuniaNya, Negara Indonesia, yang berpendududk mayoritas muslim dan merupakan komunitas muslim terbesar didunia, amanat besar ini bisa menjadi kendaraan yang menyelamatkan saudara diakhirat tetapi sebaliknya bisa juga mejerumuskan saudara ke neraka.

Dengan harapan bahwa kendaraan ini dapat menyelamatkan saudara , keluarga, dan rakyat serta bangsa Indonesia diakhirat nanti, maka kami ingin menyampaikan peringatan berdasar bimbingan Allah dan RasulNya, semoga dapat dipahami dan kemudian diamalkan sesuai kemampuan, semoga Allah memberi karunia kemampuan kepada saudara untuk membebaskan Negara ini dari kegelapan menuju cahaya Allah yang terang benderang.amin.

Sebagai muslim, kehidupan kita terikat 100% dengan tatanan syariat dan hokum Allah dalam qur’an dan sunnah, yang meliputi aspek pribadi, keluarga maupun Negara. Ini berarti bahwa dalam mengelola Negara ini saudara terikat dengan tatanan syariat dan hokum Allah, dalam hal ini Allah berfirman dalam QS 4: 65

“  Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, Kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.

Bahkan dengan tegas Allah memerintahkan kepada muslimin agar menata kehidupan ini hanya mengikuti jalan Allah ( syariat Islam) secara murni dan menghindari semua ideology ciptan manusia Qs 6 : 153

‘ Dan bahwa (yang kami perintahkan ini) adalah jalanKu yang lurus, Maka ikutilah Dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), Karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalannya. yang demikian itu diperintahkan Allah agar kamu bertakwa.”

Amanat kekusan yang ada ditngan saudara harus difungsikan untuk menjaga kelancaran pengamala perintah Allah kepada umat islam dan memberantas semua hal yang dilarang Allah dan rasulNya……….

Harus dilakukan amandemen terhadap UUD, dan ditegaskan bahwa dasar Negara karunia Allah ini adalah Al-Qur’an dan sunnah, sedang hokum positif yang berlaku adalah Syari’at islam dan segala perangkat hokum serta kelengkapannya yang tidak meyalahi syari;at islam.

Tidak melakukan kewajiban ini adalah kesalahan besar dihadapan Allah, kecuali kalau memang saudara belum mampu mengamalkan , tetapi ini harus dibuktikan dengan adanya langkah-langkah konkrit yang harus saudara lakukan…………….

Apabila saudara tidak melakukan kewajiban ini maka saudara ikut menanggung dosa semua pelanggarana yang dilakukan oleh sebaian umat islam terhadap hokum Allah, itu disebabkan karena saudara membiarkan perintah Allah tidak dikerjakannya dan larangannya dilanggar, sedang ditangan saudara ada kekuasaan yang dapat digunakan untuk menanggulanginya, yakni dengan penegakan syariat Islam. Yang harus saudara pertanggungjawabkan lebih berat lagi adalah kenyataan banyaknya umat islam yang dimurtadkan oleh orang-orang Non-Muslim. Kemungkaran ini berjalan mulus karena tidak ada undang-undang yang menyangkalnya , yang juga menjadi tanggung jawab saudara. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa seorang pemimpin bertanggung jawab terhadap keadaan rakyat yang dipimpinya.

“setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian bertanggung jawab atas rakyatnya,Imam (presiden,Raja) itu adalah pemimpin dan dia bertanggung jawab atas rakyat yang dipimpinya.(HR.Al-Bukhori dan Muslim)

Bahkan para ulama sepakat bahwa penguasa yang beragama islam yang memerintah Negara-negara umat islam (yakni yang penduduk mayoritas umat islam) sedang dia enggan mengatur pemerintahannya dengan syariat islam secara kaffah, maka dia dihukumi murtad.

Menurut para ulama, penguasa-penguasa itu dapat menjadi murtad karena beberapa sebab, diantaranya yang paling penting adalah :

  1. menetapkan undang-undang selain hokum Allah
  2. menganggap hokum positif buatan manusia lebih sesuai untuk mengatur negeri mereka daripada hokum Allah
  3. mendirikan lembaga2 peradilan /mahkamah yang berhukum dengan hokum buatan manusia yang kebanyakan bertentangan dengan hokum Allah.
  4. menganut paham sekulerisme dan memperaktekannya dalam kehidupan sehari-hari
  5. menganut paham demokrasi dan memperaktekannya dalam kehidupan sehari-hari
  6. bekerjasama dengan orang2 kafir dan membantu mereka dalam memerangi islam dan memerangi kaum m uslimin

adapun keterangan selengkapnya tentang sebab-sebab yang membawa kemurtadan para penguasa itu dan hujjah/argument yang idsampaikan oleh para ulama dapat dibaca dalam lmapiran berikut

Ayat – ayat yang berkaitan dgn surat ini adalah

QS 30 : 31 , QS 51:55, QS 2 : 88, QS 66 : 6 , QS 4 : 65, QS 6 :153, QS 33 : 36, QS 22:41, QS 31 :33, QS 25 : 29, QS

BERSAMBUNG KE. SEBAB-SEBAB MURTADNYA PARA PENGUASA MUSLIM

NANTIKAN KELANJUTANNYA………………..

BENTENG AQIDAH

Allah Berfirman dalam Q S  6 : 162

ö@è% ¨bÎ) ’ÎAŸx|¹ ’Å5Ý¡èSur y“$u‹øtxCur †ÎA$yJtBur ¬! Éb>u‘ tûüÏHs>»yèø9$# ÇÊÏËÈ

Katakanlah: Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.

QS  6:14

ö@è% uŽöxîr& «!$# ä‹ÏƒªBr& $|‹Ï9ur ̍ÏÛ$sù ÏNºuq»yJ¡¡9$# ÇÚö‘F{$#ur uqèdur ãNÏèôÜムŸwur ÞOyèôÜム3 ö@è% þ’ÎoTÎ) ßNóÉDé& ÷br& šcqà2r& tA¨rr& ô`tB zOn=ó™r& ( Ÿwur žúsðqà6s? z`ÏB tûüÏ.Ύô³ßJø9$# ÇÊÍÈ

Katakanlah: “Apakah akan aku jadikan pelindung selain dari Allah yang menjadikan langit dan bumi, Padahal Dia memberi Makan dan tidak memberi makan?” Katakanlah: “Sesungguhnya aku diperintah supaya aku menjadi orang yang pertama kali menyerah diri (kepada Allah), dan jangan sekali-kali kamu masuk golongan orang musyrik.”

“ Dua perkara yang pasti “ kata Rasululloh saw maka seorang sahabat bertanya  “ Apa dua perkara itu, ya Rasulullah ? Rasulullah saw menjawab “ Barang siapa yang mati dalam keadaan syrik kepada Allah SWT ia masuk neraka, dan barang siapa mati dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu, ia masuk surga”

  • PENGERTIAN AQIDAH ISLAM TERDIRI DUA KATA

Aqidah dan Islam

Secara etimologi aqidah berarti ikatan atau sangkutan

Secara terminology Aqidah bermakna kepercayaan , keyakinan, keimanan, sehingga aqidah Islam bermakna keyakinan bahwa Dienul Islam adalah tujuan hidup, peraturan hidup, cita – cita hidup yang mengikat seluruh aspek kehidupan, seperti air dan ikan yang tidak dapat dipisahkan , jadi Aqidah Islam adalah “ Aqidah Wala dan Baro

3                                      2                                  1

Al-bathil Adh-dholallah Al-haq
assyaitonu Allahu was syaithonu Allah
  1. Orang yang Aqidahnya benar ( Haq ) mereka yang berwala hanya kepada Allah SWT
  1. Orang yang aqidahnya sesat ( Adh-dhalallah ) adalah mereka yang berwala kepada Allah dan syetan
  1. orang yang aqidahnya salah ( Bathil ) adalah mereka yang berwala kepada syetan

Orang yang memiliki aqidah yang haq adalah mereka yang mengetahui bahwa Allah Swt :

  1. sebagai rabbinnaas ( Tauhid Rububiyah ) yakni pengakuan dan keyakinan bahwa Allah satu-satunya Rabb ( maha pencipta, pengatur, pemelihara, maha menjamin logistic atau rizki, penjamin keamanan, maha pendidik, dan pengajar, serta mengimani secara yakin bahwa ditangan-Nya lah kewenangan absolute membuat undang-undang / hokum

QS ( 96 : 1-5 )

ù&tø%$# ÉOó™$$Î/ y7În/u‘ “Ï%©!$# t,n=y{ ÇÊÈ   t,n=y{ z`»|¡SM}$# ô`ÏB @,n=tã ÇËÈ   ù&tø%$# y7š/u‘ur ãPtø.F{$# ÇÌÈ   “Ï%©!$# zO¯=tæ ÉOn=s)ø9$$Î/ ÇÍÈ   zO¯=tæ z`»|¡SM}$# $tB óOs9 ÷Ls>÷ètƒ ÇÎÈ

1. bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan,

2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

3. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah,

4. yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam

5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

QS ( 10 : 3 )

¨bÎ) ÞOä3­/u‘ ª!$# “Ï%©!$# t,n=y{ ÏNºuq»yJ¡¡9$# uÚö‘F{$#ur ’Îû Ïp­Gř 5Q$­ƒr& §NèO 3“uqtGó™$# ’n?tã ĸöyèø9$# ( ãÎn/y‰ãƒ tøBF{$# ( $tB `ÏB ?ì‹Ïÿx© žwÎ) .`ÏB ω÷èt/ ¾ÏmÏRøŒÎ) 4 ãNà6Ï9ºsŒ ª!$# öNà6š/u‘ çnr߉ç6ôã$$sù 4 Ÿxsùr& šcr㍩.x‹s? ÇÌÈ

Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy untuk mengatur segala urusan. tiada seorangpun yang akan memberi syafa’at kecuali sesudah ada izin-Nya. (Dzat) yang demikian Itulah Allah, Tuhan kamu, Maka sembahlah Dia. Maka Apakah kamu tidak mengambil pelajaran?

QS ( 10 : 31-32 )

ö@è% `tB Nä3è%ã—ötƒ z`ÏiB Ïä!$yJ¡¡9$# ÇÚö‘F{$#ur `¨Br& à7Î=ôJtƒ yìôJ¡¡9$# t»|Áö/F{$#ur `tBur ßl̍øƒä† ¢‘yÛø9$# z`ÏB ÏMÍh‹yJø9$# ßl̍øƒä†ur |MÍh‹yJø9$# šÆÏB Çc‘yÛø9$# `tBur ãÎn/y‰ãƒ zöDF{$# 4 tbqä9qà)uŠ|¡sù ª!$# 4 ö@à)sù Ÿxsùr& tbqà)­Gs? ÇÌÊÈ   â/ä3Ï9ºx‹sù ª!$# ÞOä3š/u‘ ‘,ptø:$# ( #sŒ$yJsù y‰÷èt/ Èd,ysø9$# žwÎ) ã@»n=žÒ9$# ( 4’¯Tr’sù šcqèùuŽóÇè? ÇÌËÈ

31. Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang Kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup[689] dan siapakah yang mengatur segala urusan?” Maka mereka akan menjawab: “Allah”. Maka Katakanlah “Mangapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya)?”

32. Maka (Zat yang demikian) Itulah Allah Tuhan kamu yang sebenarnya; Maka tidak ada sesudah kebenaran itu, melainkan kesesatan. Maka Bagaimanakah kamu dipalingkan (dari kebenaran)?

QS ( 2: 21-22 )

$pkš‰r’¯»tƒ â¨$¨Y9$# (#r߉ç6ôã$# ãNä3­/u‘ “Ï%©!$# öNä3s)n=s{ tûïÏ%©!$#ur `ÏB öNä3Î=ö6s% öNä3ª=yès9 tbqà)­Gs? ÇËÊÈ   “Ï%©!$# Ÿ@yèy_ ãNä3s9 uÚö‘F{$# $V©ºtÏù uä!$yJ¡¡9$#ur [ä!$oYÎ/ tAt“Rr&ur z`ÏB Ïä!$yJ¡¡9$# [ä!$tB ylt÷zr’sù ¾ÏmÎ/ z`ÏB ÏNºtyJ¨V9$# $]%ø—Í‘ öNä3©9 ( Ÿxsù (#qè=yèøgrB ¬! #YŠ#y‰Rr& öNçFRr&ur šcqßJn=÷ès? ÇËËÈ

21. Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa,

22. Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu Mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah[30], Padahal kamu mengetahui.

QS ( 42 : 11-12)

ãÏÛ$sù ÏNºuq»yJ¡¡9$# ÇÚö‘F{$#ur 4 Ÿ@yèy_ /ä3s9 ô`ÏiB öNä3Å¡àÿRr& $[_ºurø—r& z`ÏBur ÉO»yè÷RF{$# $[_ºurø—r& ( öNä.ätu‘õ‹tƒ ÏmŠÏù 4 }§øŠs9 ¾ÏmÎ=÷WÏJx. Öäï†x« ( uqèdur ßìŠÏJ¡¡9$# 玍ÅÁt7ø9$# ÇÊÊÈ   ¼çms9 ߉‹Ï9$s)tB ÏNºuq»yJ¡¡9$# ÇÚö‘F{$#ur ( äÝÝ¡ö6tƒ s-ø—Îh9$# `yJÏ9 âä!$t±o„ â‘ωø)tƒur 4 ¼çm¯RÎ) Èe@ä3Î/ >äóÓx« ×LìÎ=tæ ÇÊËÈ

11. (dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan- pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha mendengar dan melihat.

12. kepunyaan-Nya-lah perbendaharaan langit dan bumi; Dia melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan(nya). Sesungguhnya Dia Maha mengetahui segala sesuatu.

QS 106; 3-4)

(#r߉ç6÷èu‹ù=sù ¡>u‘ #x‹»yd ÏMøt7ø9$# ÇÌÈ   ü”Ï%©!$# OßgyJyèôÛr& `ÏiB 8íqã_ NßgoYtB#uäur ô`ÏiB ¤$öqyz ÇÍÈ

3. Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini (Ka’bah).

4. yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan.

QS ( 42 : 10)

$tBur ÷Läêøÿn=tG÷z$# ÏmŠÏù `ÏB &äóÓx« ÿ¼çmßJõ3ßssù ’n<Î) «!$# 4 ãNä3Ï9ºsŒ ª!$# ’În1u‘ Ïmø‹n=tã àMù=ž2uqs? Ïmø‹s9Î)ur Ü=ŠÏRé&

10. tentang sesuatu apapun kamu berselisih, Maka putusannya (terserah) kepada Allah. (yang mempunyai sifat-sifat demikian) Itulah Allah Tuhanku. kepada-Nya lah aku bertawakkal dan kepada-Nyalah aku kembali.

QS ( 7 ; 2-3)

ë=»tGÏ. tA̓Ré& y7ø‹s9Î) Ÿxsù `ä3tƒ ’Îû x8͑ô‰|¹ Óltym çm÷ZÏiB u‘É‹ZçFÏ9 ¾ÏmÎ/ 3“tø.όur šúüÏYÏB÷sßJù=Ï9 ÇËÈ   (#qãèÎ7®?$# !$tB tA̓Ré& Nä3øŠs9Î) `ÏiB óOä3În/§‘ Ÿwur (#qãèÎ7­Fs? `ÏB ÿ¾ÏmÏRrߊ uä!$u‹Ï9÷rr& 3 Wx‹Î=s% $¨B tbr㍩.x‹s? ÇÌÈ

2. ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu, Maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu karenanya, supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu (kepada orang kafir), dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman.

3. ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya[528]. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya).

QS ( 6 : 111)

* öqs9ur $oY¯Rr& !$uZø9¨“tR ãNÍköŽs9Î) spx6Í´¯»n=yJø9$# ÞOßgyJ¯=x.ur 4’tAöqpRùQ$# $tR÷Ž|³ymur öNÍköŽn=tã ¨@ä. &äóÓx« Wxç6è% $¨B (#qçR%x. (#þqãZÏB÷sã‹Ï9 HwÎ) br& uä!$t±o„ ª!$# £`Å3»s9ur öNèduŽsYò2r& tbqè=ygøgs† ÇÊÊÊÈ

111. kalau Sekiranya Kami turunkan Malaikat kepada mereka, dan orang-orang yang telah mati berbicara dengan mereka dan Kami kumpulkan (pula) segala sesuatu ke hadapan mereka[498], niscaya mereka tidak (juga) akan beriman, kecuali jika Allah menghendaki, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.

QS ( 32 : 2-3)

ã@ƒÍ”\s? É=»tGÅ6ø9$# Ÿw |=÷ƒu‘ ÏmŠÏù `ÏB Éb>§‘ tûüÏJn=»yèø9$# ÇËÈ   ôQr& šcqä9qà)tƒ çm1uŽtIøù$# 4 ö@t/ uqèd ‘,ysø9$# `ÏB y7Îi/¢‘ u‘É‹ZçFÏ9 $YBöqs% !$¨B Nßg9s?r& `ÏiB 9ƒÉ‹¯R `ÏiB y7Î=ö6s% öNßg¯=yès9 šcr߉tGöku‰ ÇÌÈ

2. turunnya Al-Quran yang tidak ada keraguan di dalamnya, (adalah) dari Tuhan semesta alam.

3. tetapi mengapa mereka (orang kafir) mengatakan: “Dia Muhammad mengada-adakannya.” sebenarnya Al-Quran itu adalah kebenaran dari Rabbmu, agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang belum datang kepada mereka orang yang memberi peringatan sebelum kamu; Mudah-mudahan mereka mendapat petunjuk.

dan QS 10 : 37 , 12 : 40. 5 : 18

  1. Malikinnas yakni keyakinan dan pengakuan hanya allah sebagai Raja yang wajib di taati tidak ada keedaulatan dan kerajaan lain yang boleh diakuai apalagi ditaati , mengakuai keabsahan suatau lembaga kerajaan selain kerajaan allah di bumi ini berarti musyrik mulkiy

QS ( 25 : 2 )

“Ï%©!$# ¼çms9 à7ù=ãB ÏNºuq»yJ¡¡9$# ÇÚö‘F{$#ur óOs9ur õ‹Ï‚­Gtƒ #Y‰s9ur öNs9ur `ä3tƒ ¼ã&©! Ô7ƒÎŽŸ° ’Îû Å7ù=ßJø9$# t,n=yzur ¨@à2 &äóÓx« ¼çnu‘£‰s)sù #\ƒÏ‰ø)s? ÇËÈ

2. yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu baginya dalam kekuasaan(Nya), dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya

  1. Ilahahin – naas pengabdian hanya kepada Allah dan hanya kepada-Nyalah si hamba mohon pertolongan

QS  ( 1: 5 )

x‚$­ƒÎ) ߉ç7÷ètR y‚$­ƒÎ)ur ÚúüÏètGó¡nS ÇÎÈ

  1. hanya Engkaulah yang Kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah Kami meminta pertolongan

QS  ( 24: 54)

ö@è% (#qãè‹ÏÛr& ©!$# (#qãè‹ÏÛr&ur tAqߙ§9$# ( cÎ*sù (#öq©9uqs? $yJ¯RÎ*sù Ïmø‹n=tã $tB Ÿ@ÏiHäq Nà6ø‹n=tæur $¨B óOçFù=ÏiHäq ( bÎ)ur çnqãè‹ÏÜè? (#r߉tGôgs? 4 $tBur ’n?tã ÉAqߙ§9$# žwÎ) à÷»n=t7ø9$# ÚúüÎ7ßJø9$# ÇÎÍÈ

54. Katakanlah: “Taat kepada Allah dan taatlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling Maka Sesungguhnya kewajiban Rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. dan tidak lain kewajiban Rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang”.

QS  (18 : 110)

øŒÎ) “urr& èpu‹÷FÏÿø9$# ’n<Î) É#ôgs3ø9$# (#qä9$s)sù !$uZ­/u‘ $uZÏ?#uä `ÏB y7Rà$©! ZptHôqy‘ ø×Ähydur $oYs9 ô`ÏB $tR̍øBr& #Y‰x©u‘ ÇÊÉÈ

10. (ingatlah) tatkala Para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: “Wahai Tuhan Kami, berikanlah rahmat kepada Kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi Kami petunjuk yang Lurus dalam urusan Kami (ini).”

QS  ( 98 : 5)

!$tBur (#ÿrâÉDé& žwÎ) (#r߉ç6÷èu‹Ï9 ©!$# tûüÅÁÎ=øƒèC ã&s! tûïÏe$!$# uä!$xÿuZãm (#qßJ‹É)ãƒur no4qn=¢Á9$# (#qè?÷sãƒur no4qx.¨“9$# 4 y7Ï9ºsŒur ß`ƒÏŠ ÏpyJÍhŠs)ø9$# ÇÎÈ

5. Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus[1595], dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian Itulah agama yang lurus.

QS (7 : 59 )

ô‰s)s9 $uZù=y™ö‘r& %·nqçR 4’n<Î) ¾ÏmÏBöqs% tA$s)sù ÉQöqs)»tƒ (#r߉ç7ôã$# ©!$# $tB Nä3s9 ô`ÏiB >m»s9Î) ÿ¼çnçŽöxî þ’ÎoTÎ) ß$%s{r& öNä3ø‹n=tæ z>#x‹tã BQöqtƒ 5OŠÏàtã ÇÎÒÈ

59. Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata: “Wahai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tak ada Tuhan bagimu selain-Nya.” Sesungguhnya (kalau kamu tidak menyembah Allah), aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar (kiamat).

Qs ( 6: 106 )

ôìÎ7¨?$# !$tB zÓÇrré& y7ø‹s9Î) `ÏB šÎi/¢‘ ( Iw tm»s9Î) žwÎ) uqèd ( óÚ̍ôãr&ur Ç`tã tûüÏ.Ύô³ßJø9$# ÇÊÉÏÈ

106. ikutilah apa yang telah diwahyukan kepadamu dari Tuhanmu; tidak ada Tuhan selain dia; dan berpalinglah dari orang-orang musyrik.

QS( 41 : 6-7 )

ö@è% !$yJ¯RÎ) O$tRr& ׎|³o0 ö/ä3è=÷WÏiB #Óyrqム¥’n<Î) !$yJ¯Rr& ö/ä3ßg»s9Î) ×m»s9Î) ӉÏnºur (#þqßJ‹É)tGó™$$sù Ïmø‹s9Î) çnrãÏÿøótGó™$#ur 3 ×@÷ƒurur tûüÏ.Ύô³ßJù=Ïj9 ÇÏÈ   tûïÏ%©!$# Ÿw tbqè?÷sムno4qŸ2¨“9$# Nèdur ÍotÅzFy$$Î/ öNèd tbrãÏÿ»x. ÇÐÈ

6. Katakanlah: “Bahwasanya aku hanyalah seorang manusia seperti kamu, diwahyukan kepadaku bahwasanya Tuhan kamu adalah Tuhan yang Maha Esa, Maka tetaplah pada jalan yang Lurus menuju kepadanya dan mohonlah ampun kepadanya. dan kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang mempersekutukan-Nya,

7. (yaitu) orang-orang yang tidak menunaikan zakat dan mereka kafir akan adanya (kehidupan) akhirat.

QS ( 4 : 65 )

Ÿxsù y7În/u‘ur Ÿw šcqãYÏB÷sム4Ó®Lym x8qßJÅj3ysム$yJŠÏù tyfx© óOßgoY÷t/ §NèO Ÿw (#r߉Ågs† þ’Îû öNÎhÅ¡àÿRr& %[`tym $£JÏiB |MøŠŸÒs% (#qßJÏk=|¡ç„ur $VJŠÎ=ó¡n@ ÇÏÎÈ

65. Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.

QS ( 4: 80 )

`¨B ÆìÏÜムtAqߙ§9$# ô‰s)sù tí$sÛr& ©!$# ( `tBur 4’¯<uqs? !$yJsù y7»oYù=y™ö‘r& öNÎgøŠn=tæ $ZàŠÏÿym ÇÑÉÈ

80. Barangsiapa yang mentaati Rasul itu, Sesungguhnya ia telah mentaati Allah. dan Barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), Maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka[321].

QS ( 21: 25 )

!$tBur $uZù=y™ö‘r& `ÏB šÎ=ö6s% `ÏB @Aqߙ§‘ žwÎ) ûÓÇrqçR Ïmø‹s9Î) ¼çm¯Rr& Iw tm»s9Î) HwÎ) O$tRr& Èbr߉ç7ôã$$sù ÇËÎÈ

25. dan Kami tidak mengutus seorang Rasulpun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan kepadanya: “Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, Maka sembahlah olehmu sekalian akan aku”.

QS ( 7 : 65 )

* 4’n<Î)ur >Š%tæ ôMèd%s{r& #YŠqèd 3 tA$s% ÉQöqs)»tƒ (#r߉ç7ôã$# ©!$# $tB /ä3s9 ô`ÏiB >m»s9Î) ÿ¼çnçŽöxî 4 Ÿxsùr& tbqà)­Gs? ÇÏÎÈ

65. dan (kami telah mengutus) kepada kaum ‘Aad saudara mereka, Hud. ia berkata: “Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain dari-Nya. Maka mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?”

QS ( 23 : 23 )

ô‰s)s9ur $oYù=y™ö‘r& %·nqçR 4’n<Î) ¾ÏmÏBöqs% tA$s)sù ÉQöqs)»tƒ (#r߉ç7ôã$# ©!$# $tB /ä3s9 ô`ÏiB >m»s9Î) ÿ¼çnçŽöxî ( Ÿxsùr& tbqà)­Gs? ÇËÌÈ

23. dan Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu ia berkata: “Hai kaumku, sembahlah oleh kamu Allah, (karena) sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?”

QS  ( 11 : 61 )

* 4’n<Î)ur yŠqßJrO öNèd%s{r& $[sÎ=»|¹ 4 tA$s% ÉQöqs)»tƒ (#r߉ç6ôã$# ©!$# $tB /ä3s9 ô`ÏiB >m»s9Î) ¼çnçŽöxî ( uqèd Nä.r’t±Rr& z`ÏiB ÇÚö‘F{$# óOä.tyJ÷ètGó™$#ur $pkŽÏù çnrãÏÿøótFó™$$sù ¢OèO (#þqç/qè? Ïmø‹s9Î) 4 ¨bÎ) ’În1u‘ Ò=ƒÌs% Ò=‹Åg’C ÇÏÊÈ

61. dan kepada Tsamud (kami utus) saudara mereka shaleh. Shaleh berkata: “Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya[726], karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya, Sesungguhnya Tuhanku Amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya).”

QS ( 6 : 79 ).

ô‰s% ôMtR%x. öNä3s9 îouqó™é& ×puZ|¡ym þ’Îû zOŠÏdºtö/Î) tûïÏ%©!$#ur ÿ¼çmyètB øŒÎ) (#qä9$s% öNÍhÏBöqs)Ï9 $¯RÎ) (#ätÂuätç/ öNä3ZÏB $£JÏBur tbr߉ç7÷ès? `ÏB Èbrߊ «!$# $tRöxÿx. ö/ä3Î/ #y‰t/ur $uZoY÷t/ ãNä3uZ÷t/ur äourºy‰yèø9$# âä!$ŸÒøót7ø9$#ur #´‰t/r& 4Ó®Lym (#qãZÏB÷sè? «!$$Î/ ÿ¼çny‰ômur žwÎ) tAöqs% tLìÏdºtö/Î) Ïm‹Î/L{ ¨btÏÿøótGó™V{ y7s9 !$tBur à7Î=øBr& y7s9 z`ÏB «!$# `ÏB &äóÓx« ( $uZ­/§‘ y7ø‹n=tã $uZù=©.uqs? y7ø‹s9Î)ur $oYö;tRr& y7ø‹s9Î)ur 玍ÅÁyJø9$# ÇÍÈ

4. Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: “Sesungguhnya Kami berlepas diri daripada kamu dari daripada apa yang kamu sembah selain Allah, Kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara Kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja. kecuali Perkataan Ibrahim kepada bapaknya[1470]: “Sesungguhnya aku akan memohonkan ampunan bagi kamu dan aku tiada dapat menolak sesuatupun dari kamu (siksaan) Allah”. (Ibrahim berkata): “Ya Tuhan Kami hanya kepada Engkaulah Kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah Kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah Kami kembali.”

Untuk mempertahankan aqdah agar tetap kokoh maka harus melepaskan diri dari sesembahan selain Allah dalam segala aspek kehidupan.

QS ( 60 : 4 )

ô‰s% ôMtR%x. öNä3s9 îouqó™é& ×puZ|¡ym þ’Îû zOŠÏdºtö/Î) tûïÏ%©!$#ur ÿ¼çmyètB øŒÎ) (#qä9$s% öNÍhÏBöqs)Ï9 $¯RÎ) (#ätÂuätç/ öNä3ZÏB $£JÏBur tbr߉ç7÷ès? `ÏB Èbrߊ «!$# $tRöxÿx. ö/ä3Î/ #y‰t/ur $uZoY÷t/ ãNä3uZ÷t/ur äourºy‰yèø9$# âä!$ŸÒøót7ø9$#ur #´‰t/r& 4Ó®Lym (#qãZÏB÷sè? «!$$Î/ ÿ¼çny‰ômur žwÎ) tAöqs% tLìÏdºtö/Î) Ïm‹Î/L{ ¨btÏÿøótGó™V{ y7s9 !$tBur à7Î=øBr& y7s9 z`ÏB «!$# `ÏB &äóÓx« ( $uZ­/§‘ y7ø‹n=tã $uZù=©.uqs? y7ø‹s9Î)ur $oYö;tRr& y7ø‹s9Î)ur 玍ÅÁyJø9$# ÇÍÈ

4. Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: “Sesungguhnya Kami berlepas diri daripada kamu dari daripada apa yang kamu sembah selain Allah, Kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara Kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja. kecuali Perkataan Ibrahim kepada bapaknya[“Sesungguhnya aku akan memohonkan ampunan bagi kamu dan aku tiada dapat menolak sesuatupun dari kamu (siksaan) Allah”. (Ibrahim berkata): “Ya Tuhan Kami hanya kepada Engkaulah Kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah Kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah Kami kembali.”

QS ( 58 : 22 )

žw ߉ÅgrB $YBöqs% šcqãZÏB÷sム«!$$Î/ ÏQöqu‹ø9$#ur ̍ÅzFy$# šcr–Š!#uqムô`tB ¨Š!$ym ©!$# ¼ã&s!qߙu‘ur öqs9ur (#þqçR%Ÿ2 öNèduä!$t/#uä ÷rr& öNèduä!$oYö/r& ÷rr& óOßgtRºuq÷zÎ) ÷rr& öNåksEuŽÏ±tã 4 y7Í´¯»s9’ré& |=tFŸ2 ’Îû ãNÍkÍ5qè=è% z`»yJƒM}$# Nèdy‰­ƒr&ur 8yrãÎ/ çm÷YÏiB ( óOßgè=Åzô‰ãƒur ;M»¨Zy_ “̍øgrB `ÏB $pkÉJøtrB ㍻yg÷RF{$# tûïÏ$Î#»yz $yg‹Ïù 4 š_ÅÌu‘ ª!$# öNåk÷]tã (#qàÊu‘ur çm÷Ytã 4 y7Í´¯»s9’ré& Ü>÷“Ïm «!$# 4 Iwr& ¨bÎ) z>÷“Ïm «!$# ãNèd tbqßsÎ=øÿçRùQ$# ÇËËÈ

22. kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, Sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. meraka Itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada-Nya. dan dimasukan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka, dan merekapun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. mereka Itulah golongan Allah. ketahuilah, bahwa Sesungguhnya hizbullah itu adalah golongan yang beruntung.

NEGARA MEKAH KAFIR QURAISY

Kondisi Masyarakat             Dzulumat    `     Jahiliyah

Produk hukum buatan manusia yang melahirkan Undang-Undang ro’yu atau falsafah  ( lambing berhala yang disembah )

Satu nama berhala terbesar

Serata 360 berhala lainnya

Masyarakat terdiri dari bani – bani / golongan / kelompok.

STRUKTUR PEMERINTAHAN KAFIR QURAISY

Pembagian jabantan administrasi dan departemen.

1.         Al- siqoyah Majlis urusan air  : Bani Hasyim

2.         Al- Rifadah        Majlis urusan makanan : Bani hasyim

3.         Al – Imrah        Majlis urusan keamanan Masjid haram : Bani Hasyim

4.         Al – Sidanah Majlis urusan pemegang kunci Ka’bah : Bani abdud Dar

5.         Al – Nadwah Majlis urusan ketatanegaraan : bani Abdud dar

6.         Al-Musyawaroh Majlis urusan Musyawarah : bani Asad

7.         Al-Asynaq Majlis urusan Tanggungan jiwa/harta : Bani Taim

8.         Al-Qublah Majlis urusan gendering perang : Bani  Makjum

9.         Al-Ainas Majlis urusan Pasukan kuda : Bani Makjum

10.        As-Sitaroh Majlis urusan perdamaian : Bani Ady

11.        Al-Aisar Majlis urusan Panah undian : Bani Jamuh

12.        Al Amwalul Muhafjah Majlis urusan Baitul Mal : bani saham

13.        Al _ Iqobah Majlis urusan bendera : Bani Umayah

14.        Al-Khizanah Majlis urusan perbendaharaan Negara :        Bani Saham

15.        Al-Qiyadah Majlis urusan Pembimbing perang :Bani umayah

PERWUJUDAN AL – WALA DAN AL-BARA

APLIKASI SYAHADATAIN

Kalimat LAILAAHAILLALLAH terdiri dari dua pernyataan yaitu LAILAAHA Menolak segala sesembahan selain ALLAH Sekaligus mencabut loyalitas dan ikatan ( Aqidah ) kepada Thogut

QS 2 : 256

4 `yJsù öàÿõ3tƒ ÏNqäó»©Ü9$$Î/ -ÆÏB÷sãƒur «!$$Î/ ωs)sù y7|¡ôJtGó™$# Íouróãèø9$$Î/ 4’s+øOâqø9$# Ÿw tP$|ÁÏÿR$# $olm; 3

Barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut[162] dan beriman kepada Allah, Maka Sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang Amat kuat yang tidak akan putus.

Maka disebut al- Bara

QS 60 : 1-4

$pkš‰r’¯»tƒ tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä Ÿw (#rä‹Ï‚­Gs? “Íir߉tã öNä.¨r߉tãur uä!$u‹Ï9÷rr& šcqà)ù=è? NÍköŽs9Î) Ío¨ŠuqyJø9$$Î/ ô‰s%ur (#rãxÿx. $yJÎ/ Nä.uä!%y` z`ÏiB Èd,ysø9$# tbqã_̍øƒä† tAqߙ§9$# öNä.$­ƒÎ)ur   br& (#qãZÏB÷sè? «!$$Î/ öNä3În/u‘ bÎ) ÷LäêYä. óOçFô_tyz #Y‰»ygÅ_ ’Îû ’Í?‹Î6y™ uä!$tóÏGö/$#ur ’ÎA$|ÊósD 4 tbr”Å¡è@ NÍköŽs9Î) Ío¨ŠuqyJø9$$Î/ O$tRr&ur ÞOn=÷ær& !$yJÎ/ ÷LäêøŠxÿ÷zr& !$tBur ÷LäêYn=÷ær& 4 `tBur ã&ù#yèøÿtƒ öNä3ZÏB ô‰s)sù ¨@|Ê uä!#uqy™ È@‹Î6¡¡9$# ÇÊÈ   bÎ) öNä.qàÿs)÷Vtƒ (#qçRqä3tƒ öNä3s9 [ä!#y‰ôãr& (#þqäÜÝ¡ö6tƒur öNä3ö‹s9Î) öNåku‰Ï‰÷ƒr& NåktJoYÅ¡ø9r&ur Ïäþq¡9$$Î/ (#r–Šurur öqs9 tbrãàÿõ3s? ÇËÈ   `s9 öNä3yèxÿZs? ö/ä3ãB%tnö‘r& Iwur öNä.߉»s9÷rr& 4 tPöqtƒ ÏpyJ»uŠÉ)ø9$# ã@ÅÁøÿtƒ öNä3oY÷t/ 4 ª!$#ur $yJÎ/ tbqè=yJ÷ès? ׎ÅÁt/ ÇÌÈ   ô‰s% ôMtR%x. öNä3s9 îouqó™é& ×puZ|¡ym þ’Îû zOŠÏdºtö/Î) tûïÏ%©!$#ur ÿ¼çmyètB øŒÎ) (#qä9$s% öNÍhÏBöqs)Ï9 $¯RÎ) (#ätÂuätç/ öNä3ZÏB $£JÏBur tbr߉ç7÷ès? `ÏB Èbrߊ «!$# $tRöxÿx. ö/ä3Î/ #y‰t/ur $uZoY÷t/ ãNä3uZ÷t/ur äourºy‰yèø9$# âä!$ŸÒøót7ø9$#ur #´‰t/r& 4Ó®Lym (#qãZÏB÷sè? «!$$Î/ ÿ¼çny‰ômur žwÎ) tAöqs% tLìÏdºtö/Î) Ïm‹Î/L{ ¨btÏÿøótGó™V{ y7s9 !$tBur à7Î=øBr& y7s9 z`ÏB «!$# `ÏB &äóÓx« ( $uZ­/§‘ y7ø‹n=tã $uZù=©.uqs? y7ø‹s9Î)ur $oYö;tRr& y7ø‹s9Î)ur 玍ÅÁyJø9$# ÇÍÈ

1. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; Padahal Sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, mereka mengusir Rasul dan (mengusir) kamu karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu. jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad di jalan-Ku dan mencari keridhaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian). kamu memberitahukan secara rahasia (berita-berita Muhammad) kepada mereka, karena rasa kasih sayang. aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. dan Barangsiapa di antara kamu yang melakukannya, Maka Sesungguhnya Dia telah tersesat dari jalan yang lurus.

2. jika mereka menangkap kamu, niscaya mereka bertindak sebagai musuh bagimu dan melepaskan tangan dan lidah mereka kepadamu dengan menyakiti(mu); dan mereka ingin supaya kamu (kembali) kafir.

3. karib Kerabat dan anak-anakmu sekali-sekali tiada bermanfaat bagimu pada hari kiamat. Dia akan memisahkan antara kamu. dan Allah Maha melihat apa yang kamu kerjakan.

4. Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: “Sesungguhnya Kami berlepas diri daripada kamu dari daripada apa yang kamu sembah selain Allah, Kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara Kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja. kecuali Perkataan Ibrahim kepada bapaknya[“Sesungguhnya aku akan memohonkan ampunan bagi kamu dan aku tiada dapat menolak sesuatupun dari kamu (siksaan) Allah”. (Ibrahim berkata): “Ya Tuhan Kami hanya kepada Engkaulah Kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah Kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah Kami kembali.”

QS 11 : 54

bÎ) ãAqà)¯R žwÎ) y71uŽtIôã$# âÙ÷èt/ $uZÏFygÏ9#uä &äþqÝ¡Î0 3 tA$s% þ’ÎoTÎ) ߉Íkô­é& ©!$# (#ÿr߉pkô­$#ur ’ÎoTr& Öäü“̍t/ $£JÏiB tbqä.Ύô³è@ ÇÎÍÈ

54. Kami tidak mengatakan melainkan bahwa sebagian sembahan Kami telah menimpakan penyakit gila atas dirimu.” Huud menjawab: “Sesungguhnya aku bersaksi kepada Allah dan saksikanlah olehmu sekalian bahwa Sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan,

QS 43 : 26

ô7Å¡ôJtGó™$$sù ü“Ï%©!$$Î/ zÓÇrré& y7ø‹s9Î) ( y7¨RÎ) 4’n?tã :ÞºuŽÅÀ 5OŠÉ)tGó¡•B ÇÍÌÈ

43. Maka berpegang teguhlah kamu kepada agama yang telah diwahyukan kepadamu. Sesungguhnya kamu berada di atas jalan yang lurus.

Sedangkan Al- wala kepada Allah diaplikasikan dengan mentaati Rasul-Nya

QS 3 : 31-32ö@è% bÎ) óOçFZä. tbq™7Åsè? ©!$# ‘ÏRqãèÎ7¨?$$sù ãNä3ö7Î6ósムª!$# öÏÿøótƒur ö/ä3s9 ö/ä3t/qçRèŒ 3 ª!$#ur ֑qàÿxî ÒO‹Ïm§‘ ÇÌÊÈ   ö@è% (#qãè‹ÏÛr& ©!$# š^qߙ§9$#ur ( bÎ*sù (#öq©9uqs? ¨bÎ*sù ©!$# Ÿw =Ïtä† tûï͍Ïÿ»s3ø9$# ÇÌËÈ

31. Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah Aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

32. Katakanlah: “Ta’atilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, Maka Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir”.

Apikasi Al-wala dan Al-bara dalam kehidupan social sehari –hari telah dicontohkan oleh nabi Ibrahim as

Qs 60:4

øŒÎ) (#qä9$s% öNÍhÏBöqs)Ï9 $¯RÎ) (#ätÂuätç/ öNä3ZÏB $£JÏBur tbr߉ç7÷ès? `ÏB Èbrߊ «!$# $tRöxÿx. ö/ä3Î/ #y‰t/ur$uZoY÷t/ ãNä3uZ÷t/ur äourºy‰yèø9$# âä!$ŸÒøót7ø9$#ur #´‰t/r& 4Ó®Lym (#qãZÏB÷sè? «!$$Î/ ÿ¼çny‰ômur …..

4…; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: “Sesungguhnya Kami berlepas diri daripada kamu dari daripada apa yang kamu sembah selain Allah, Kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara Kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja. ……

Pernyataan Nabi Ibrahim as ini lebih dipertegas lagi oleh Allah Awt dalam QS 58 :22

žw ߉ÅgrB $YBöqs% šcqãZÏB÷sム«!$$Î/ ÏQöqu‹ø9$#ur ̍ÅzFy$# šcr–Š!#uqムô`tB ¨Š!$ym ©!$# ¼ã&s!qߙu‘ur öqs9ur (#þqçR%Ÿ2 öNèduä!$t/#uä ÷rr& öNèduä!$oYö/r& ÷rr& óOßgtRºuq÷zÎ) ÷rr& öNåksEuŽÏ±tã 4 y7Í´¯»s9’ré& |=tFŸ2 ’Îû ãNÍkÍ5qè=è% z`»yJƒM}$# Nèdy‰­ƒr&ur 8yrãÎ/ çm÷YÏiB ( óOßgè=Åzô‰ãƒur ;M»¨Zy_ “̍øgrB `ÏB $pkÉJøtrB ㍻yg÷RF{$# tûïÏ$Î#»yz $yg‹Ïù 4 š_ÅÌu‘ ª!$# öNåk÷]tã (#qàÊu‘ur çm÷Ytã 4 y7Í´¯»s9’ré& Ü>÷“Ïm «!$# 4 Iwr& ¨bÎ) z>÷“Ïm «!$# ãNèd tbqßsÎ=øÿçRùQ$# ÇËËÈ

22. kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, Sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. meraka Itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan[1462] yang datang daripada-Nya. dan dimasukan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka, dan merekapun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. mereka Itulah golongan Allah. ketahuilah, bahwa Sesungguhnya hizbullah itu adalah golongan yang beruntung.

Dengan pelaksanaan syahadatai yang benar , akan terjadi perubahan besar dalam hubungan antar manusia bagi mereka yang melaksanakannya bersatu teguh dalam stu kelompok, sedang mereka yang menolaknya berkumpul dalam satu kelompok yang lain, bila sang ayah melaksankan syahadatain sedangkan si anak tidak maka putuslah hubungan keduanya  begitupun sebaliknya

QS 9 ;23 -24

$pkš‰r’¯»tƒ šúïÏ%©!$# (#qãZtB#uä Ÿw (#ÿrä‹Ï‚­Fs? öNä.uä!$t/#uä öNä3tRºuq÷zÎ)ur uä!$uŠÏ9÷rr& ÈbÎ) (#q™6ystGó™$# tøÿà6ø9$# ’n?tã Ç`»yJƒM}$# 4 `tBur Oßg©9uqtGtƒ öNä3ZÏiB y7Í´¯»s9’ré’sù ãNèd šcqßJÎ=»©à9$# ÇËÌÈ

23. Hai orang-orang beriman, janganlah kamu jadikan bapa-bapa dan saudara-saudaramu menjadi wali(mu), jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka wali, Maka mereka Itulah orang-orang yang zalim.

ö@è% bÎ) tb%x. öNä.ät!$t/#uä öNà2ät!$oYö/r&ur öNä3çRºuq÷zÎ)ur ö/ä3ã_ºurø—r&ur óOä3è?uŽÏ±tãur îAºuqøBr&ur $ydqßJçGøùuŽtIø%$# ×ot»pgÏBur tböqt±øƒrB $ydyŠ$|¡x. ß`Å3»|¡tBur !$ygtRöq|Êös? ¡=ymr& Nà6ø‹s9Î) šÆÏiB «!$# ¾Ï&Î!qߙu‘ur 7Š$ygÅ_ur ’Îû ¾Ï&Î#‹Î7y™ (#qÝÁ­/uŽtIsù 4Ó®Lym š†ÎAù’tƒ ª!$# ¾Ín͐öDr’Î/ 3 ª!$#ur Ÿw “ωöku‰ tPöqs)ø9$# šúüÉ)Å¡»xÿø9$# ÇËÍÈ

24. Katakanlah: “Jika bapa-bapa , anak-anak , saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan RasulNya dan dari berjihad di jalan nya, Maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan NYA”. dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.

Qs 58 ; 22

žw ߉ÅgrB $YBöqs% šcqãZÏB÷sム«!$$Î/ ÏQöqu‹ø9$#ur ̍ÅzFy$# šcr–Š!#uqムô`tB ¨Š!$ym ©!$# ¼ã&s!qߙu‘ur öqs9ur (#þqçR%Ÿ2 öNèduä!$t/#uä ÷rr& öNèduä!$oYö/r& ÷rr& óOßgtRºuq÷zÎ) ÷rr& öNåksEuŽÏ±tã 4 y7Í´¯»s9’ré& |=tFŸ2 ’Îû ãNÍkÍ5qè=è% z`»yJƒM}$# Nèdy‰­ƒr&ur 8yrãÎ/ çm÷YÏiB ( óOßgè=Åzô‰ãƒur ;M»¨Zy_ “̍øgrB `ÏB $pkÉJøtrB ㍻yg÷RF{$# tûïÏ$Î#»yz $yg‹Ïù 4 š_ÅÌu‘ ª!$# öNåk÷]tã (#qàÊu‘ur çm÷Ytã 4 y7Í´¯»s9’ré& Ü>÷“Ïm «!$# 4 Iwr& ¨bÎ) z>÷“Ïm «!$# ãNèd tbqßsÎ=øÿçRùQ$# ÇËËÈ

22. kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, Sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. meraka Itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan[1462] yang datang daripada-Nya. dan dimasukan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka, dan merekapun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. mereka Itulah golongan Allah. ketahuilah, bahwa Sesungguhnya hizbullah itu adalah golongan yang beruntung.

( sumber syhaqdatain syarat utama tegaknya syariat islam , Muhammad umar jiqul haq )

MENYOROTI MASYARAKAT DIBAWAH NAUNGAN DARUL KUFFAR YANG BERLANDASKAN FALSAFAH

Asal mula lahirnya Falsafah dijadikan undang – undang Negara

Qs 27 : 48

šc%x.ur ’Îû ÏpuZƒÏ‰yJø9$# èpyèó¡Î@ 7Ý÷du‘ šcr߉šøÿム’Îû ÇÚö‘F{$# Ÿwur šcqßsÎ=óÁムÇÍÑÈ

48. dan adalah di kota itu[1099] sembilan orang laki-laki yang membuat kerusakan di muka bumi, dan mereka tidak berbuat kebaikan.

QS 6 : 123

y7Ï9ºx‹x.ur $uZù=yèy_ ’Îû Èe@ä. >ptƒös% uŽÉ9»Ÿ2r& $ygŠÏB̍ôfãB (#rãà6ôJu‹Ï9 $ygŠÏù ( $tBur tbrãà6ôJtƒ žwÎ) öNÍkŦàÿRr’Î/ $tBur tbráãèô±o„ ÇÊËÌÈ

123. dan Demikianlah Kami adakan pada tiap-tiap negeri penjahat-penjahat yang terbesar agar mereka melakukan tipu daya dalam negeri itu. dan mereka tidak memperdayakan melainkan dirinya sendiri, sedang mereka tidak menyadarinya.

CIRI MASYARAKAT ISLAM DIBAWAH NAUNGAN PERLINDUNGAN THOGUT

  1. Penyembah berhala

QS 71 : 23-24

(#qä9$s%ur Ÿw ¨bâ‘x‹s? ö/ä3tGygÏ9#uä Ÿwur ¨bâ‘x‹s? #tŠur Ÿwur %Yæ#uqߙ Ÿwur šWqäótƒ s-qãètƒur #ZŽô£nSur ÇËÌÈ   ô‰s%ur (#q=|Êr& #ZŽÏWx. ( Ÿwur ϊ̓s? tûüÏHÍ>»©à9$# žwÎ) Wx»n=|Ê ÇËÍÈ

23. dan mereka berkata: “Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) wadd, dan jangan pula suwwa’, yaghuts, ya’uq dan nasr[1520]”.

24. dan sesudahnya mereka menyesatkan kebanyakan (manusia); dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kesesatan.

  1. Musyrik

QS 9 : 31

(#ÿrä‹sƒªB$# öNèdu‘$t6ômr& öNßguZ»t6÷dâ‘ur $\/$t/ö‘r& `ÏiB Âcrߊ «!$# yx‹Å¡yJø9$#ur šÆö/$# zNtƒötB !$tBur (#ÿrãÏBé& žwÎ) (#ÿr߉ç6÷èu‹Ï9 $Yg»s9Î) #Y‰Ïmºur ( Hw tm»s9Î) žwÎ) uqèd 4 ¼çmoY»ysö7ߙ $£Jt㠚cqà2̍ô±ç„ ÇÌÊÈ

31. mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai Tuhan selain Allah[639] dan (juga mereka mempertuhankan) Al masih putera Maryam, Padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.

QS 6 : 56

ö@è% ’ÎoTÎ) àMŠÍkçX ÷br& y‰ç6ôãr& šúïÏ%©!$# tbqããô‰s? `ÏB Èbrߊ «!$# 4 @è% Hw ßìÎ7¨?r& öNà2uä!#uq÷dr&   ô‰s% àMù=n=|Ê #]ŒÎ) !$tBur O$tRr& šÆÏB tûïωtFôgãKø9$# ÇÎÏÈ

56. Katakanlah: “Sesungguhnya aku dilarang menyembah tuhan-tuhan yang kamu sembah selain Allah”. Katakanlah: “Aku tidak akan mengikuti hawa nafsumu, sungguh tersesatlah aku jika berbuat demikian dan tidaklah (pula) aku Termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk”.

QS 2 : 165

šÆÏBur Ĩ$¨Z9$# `tB ä‹Ï‚­Gtƒ `ÏB Èbrߊ «!$# #YŠ#y‰Rr& öNåktXq™6Ïtä† Éb=ßsx. «!$# ( tûïɋ©9$#ur (#þqãZtB#uä ‘‰x©r& ${6ãm °! 3 öqs9ur “ttƒ tûïÏ%©!$# (#þqãKn=sß øŒÎ) tb÷rttƒ z>#x‹yèø9$# ¨br& no§qà)ø9$# ¬! $Yè‹ÏJy_ ¨br&ur ©!$# ߉ƒÏ‰x© É>#x‹yèø9$# ÇÊÏÎÈ

165. dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman Amat sangat cintanya kepada Allah. dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu[106] mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah Amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).

Tidak dipandang beragama

QS 5 : 68

ö@è% Ÿ@÷dr’¯»tƒ É=»tGÅ3ø9$# ÷Läêó¡s9 4’n?tã >äóÓx« 4Ó®Lym (#qßJŠÉ)è? sp1u‘öq­G9$# Ÿ@‹ÅgUM}$#ur !$tBur tA̓Ré& Nä3ø‹s9Î) `ÏiB öNä3În/§‘ 3 žcy‰ƒÍ”zs9ur #ZŽÏVx. Nåk÷]ÏiB !$¨B tA̓Ré& y7ø‹s9Î) `ÏB y7Îi/¢‘ $YZ»u‹øóèÛ #\øÿä.ur ( Ÿxsù }¨ù’s? ’n?tã ÏQöqs)ø9$# tûï͍Ïÿ»s3ø9$# ÇÏÑÈ

68. Katakanlah: “Hai ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu”. Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; Maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu.

42 : 13

* tíuŽŸ° Nä3s9 z`ÏiB ÈûïÏe$!$# $tB 4Ӝ»ur ¾ÏmÎ/ %[nqçR ü“Ï%©!$#ur !$uZøŠym÷rr& y7ø‹s9Î) $tBur $uZøŠ¢¹ur ÿ¾ÏmÎ/ tLìÏdºtö/Î) 4Óy›qãBur #Ó|¤ŠÏãur ( ÷br& (#qãKŠÏ%r& tûïÏe$!$# Ÿwur (#qè%§xÿtGs? ÏmŠÏù 4 uŽã9x. ’n?tã tûüÏ.Ύô³ßJø9$# $tB öNèdqããô‰s? ÏmøŠs9Î) 4 ª!$# ûÓÉ<tFøgs† Ïmø‹s9Î) `tB âä!$t±o„ ü“ωöku‰ur Ïmø‹s9Î) `tB Ü=‹Ï^ムÇÊÌÈ

13. Dia telah mensyari’atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa Yaitu: Tegakkanlah agama[1340] dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya).

QS 33 : 36

$tBur tb%x. 9`ÏB÷sßJÏ9 Ÿwur >puZÏB÷sãB #sŒÎ) Ó|Ós% ª!$# ÿ¼ã&è!qߙu‘ur #·øBr& br& tbqä3tƒ ãNßgs9 äouŽzÏƒø:$# ô`ÏB öNÏd̍øBr& 3 `tBur ÄÈ÷ètƒ ©!$# ¼ã&s!qߙu‘ur ô‰s)sù ¨@|Ê Wx»n=|Ê $YZÎ7•B ÇÌÏÈ

36. dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. dan Barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya Maka sungguhlah Dia telah sesat, sesat yang nyata.

QS 4 : 60

öNs9r& ts? ’n<Î) šúïÏ%©!$# tbqßJãã÷“tƒ öNßg¯Rr& (#qãYtB#uä !$yJÎ/ tA̓Ré& y7ø‹s9Î) !$tBur tA̓Ré& `ÏB y7Î=ö6s% tbr߉ƒÌãƒ br& (#þqßJx.$yÛtFtƒ ’n<Î) ÏNqäó»©Ü9$# ô‰s%ur (#ÿrâÉDé& br& (#rãàÿõ3tƒ ¾ÏmÎ/ ߉ƒÌãƒur ß`»sÜø‹¤±9$# br& öNßg¯=ÅÒムKx»n=|Ê #Y‰‹Ïèt/ ÇÏÉÈ

60. Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu ? mereka hendak berhakim kepada thaghut[312], Padahal mereka telah diperintah mengingkari Thaghut itu. dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya.

QS 4 : 65

Ÿxsù y7În/u‘ur Ÿw šcqãYÏB÷sム4Ó®Lym x8qßJÅj3ysム$yJŠÏù tyfx© óOßgoY÷t/ §NèO Ÿw (#r߉Ågs† þ’Îû öNÎhÅ¡àÿRr& %[`tym $£JÏiB |MøŠŸÒs% (#qßJÏk=|¡ç„ur $VJŠÎ=ó¡n@ ÇÏÎÈ

65. Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.

Seluruh amal ibadahnya hilang dan tidak dipertanggung jawabkan oleh Allah dan Rasulnya

QS 4 : 97

¨bÎ) tûïÏ%©!$# ãNßg9©ùuqs? èps3Í´¯»n=yJø9$# þ‘ÏJÏ9$sß öNÍkŦàÿRr& (#qä9$s% zNŠÏù ÷LäêZä. ( (#qä9$s% $¨Zä. tûüÏÿyèôÒtGó¡ãB ’Îû ÇÚö‘F{$# 4 (#þqä9$s% öNs9r& ô`ä3s? ÞÚö‘r& «!$# Zpyèřºur (#rãÅ_$pkçJsù $pkŽÏù 4 y7Í´¯»s9’ré’sù öNßg1urù’tB æL©èygy_ ( ôNuä!$y™ur #·ŽÅÁtB ÇÒÐÈ

97. Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan Malaikat dalam Keadaan Menganiaya diri sendiri[342], (kepada mereka) Malaikat bertanya : “Dalam Keadaan bagaimana kamu ini?”. mereka menjawab: “Adalah Kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah)”. Para Malaikat berkata: “Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?”. orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali,

QS 4 : 89

(#r–Šur öqs9 tbrãàÿõ3s? $yJx. (#rãxÿx. tbqçRqä3tFsù [ä!#uqy™ ( Ÿxsù (#rä‹Ï‚­Gs? öNåk÷]ÏB uä!$u‹Ï9÷rr& 4Ó®Lym (#rãÅ_$pkç‰ ’Îû È@‹Î6y™ «!$# 4 bÎ*sù (#öq©9uqs? öNèdrä‹äÜsù óOèdqè=çFø%$#ur ß]ø‹ym öNèdqßJ›?‰y`ur ( Ÿwur (#rä‹Ï‚­Gs? öNåk÷]ÏB $wŠÏ9ur Ÿwur #·ŽÅÁtR ÇÑÒÈ

89. mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganlah kamu jadikan di antara mereka penolong-penolong(mu), hingga mereka berhijrah pada jalan Allah. Maka jika mereka berpaling[330], tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorangpun di antara mereka menjadi pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong,

QS 8 : 72

¨bÎ) z`ƒÏ%©!$# (#qãZtB#uä (#rãy_$ydur (#r߉yg»y_ur óOÎgÏ9ºuqøBr’Î/ öNÍkŦàÿRr&ur ’Îû È@‹Î6y™ «!$# tûïÏ%©!$#ur (#rur#uä (#ÿrçŽ|ÇtR¨r y7Í´¯»s9’ré& öNåkÝÕ÷èt/ âä!$u‹Ï9÷rr& <Ù÷èt/ 4 tûïÏ%©!$#ur (#qãZtB#uä öNs9ur (#rãÅ_$pkç‰ $tB /ä3s9 `ÏiB NÍkÉJu‹»s9ur `ÏiB >äóÓx« 4Ó®Lym (#rãÅ_$pkç‰ 4 ÈbÎ)ur öNä.rçŽ|ÇZoKó™$# ’Îû ÈûïÏd‰9$# ãNà6ø‹n=yèsù çŽóǨZ9$# žwÎ) 4’n?tã ¤Qöqs% öNä3oY÷t/ NæhuZ÷t/ur ×,»sVŠÏiB 3 ª!$#ur $yJÎ/ tbqè=yJ÷ès? ׎ÅÁt/ ÇÐËÈ

72. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan pertoIongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itu satu sama lain lindung-melindungi[624]. dan (terhadap) orang-orang yang beriman, tetapi belum berhijrah, Maka tidak ada kewajiban sedikitpun atasmu melindungi mereka, sebelum mereka berhijrah. (akan tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, Maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang telah ada Perjanjian antara kamu dengan mereka. dan Allah Maha melihat apa yang kamu kerjakan.

SUATU MASYARAKAT YANG TIDAK MAU MEMBERLAKUKAN HUKUM ALLAH DAN MENGABAIKANNYA MAKA AKAN TERPECAH MENJADI BEBERAPA GOLONGAN / KELOMPOK

Qs 3 ; 105

Ÿwur (#qçRqä3s? tûïÏ%©!$%x. (#qè%§xÿs? (#qàÿn=tF÷z$#ur .`ÏB ω÷èt/ $tB æLèeuä!%y` àM»oYÉit6ø9$# 4 y7Í´¯»s9’ré&ur öNçlm; ë>#x‹tã ÒOŠÏàtã ÇÊÉÎÈ

105. dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. mereka Itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat,

QS 6 :159

¨bÎ) tûïÏ%©!$# (#qè%§sù öNåks]ƒÏŠ (#qçR%x.ur $Yèu‹Ï© |Mó¡©9 öNåk÷]ÏB ’Îû >äóÓx« 4 !$yJ¯RÎ) öNèdáøBr& ’n<Î) «!$# §NèO Nåkã¨Îm6t^ム$oÿÏ3 (#qçR%x. tbqè=yèøÿtƒ ÇÊÎÒÈ

159. Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agama-Nya dan mereka menjadi bergolongan[525], tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu kepada mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah terserah kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.

QS 30 : 31-32

* tûüÎ6ÏYãB Ïmø‹s9Î) çnqà)¨?$#ur (#qßJŠÏ%r&ur no4qn=¢Á9$# Ÿwur (#qçRqä3s? šÆÏB tûüÅ2Ύô³ßJø9$# ÇÌÊÈ   z`ÏB šúïÏ%©!$# (#qè%§sù öNßguZƒÏŠ (#qçR%Ÿ2ur $Yèu‹Ï© ( ‘@ä. ¥>÷“Ïm $yJÎ/ öNÍkö‰y‰s9 tbqãm̍sù ÇÌËÈ

31. dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu Termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah,

32. Yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka[1169] dan mereka menjadi beberapa golongan. tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.

Golongan – golongan tersebut tidak mau meberlakukan hukum Allah dan Rasul-Nya sebagai undang – undang untuk mengatur kehidupan mereka maka akan berakibat tidak dirahmati oleh Allah Swt , sebab untuk medapat rahmat  adalah “ Taat pada hukum Allah “

QS 6 :155

#x‹»ydur ë=»tGÏ. çm»oYø9t“Rr& Ô8u‘$t6ãB çnqãèÎ7¨?$$sù (#qà)¨?$#ur öNä3ª=yès9 tbqçHxqöè? ÇÊÎÎÈ

155. dan Al-Quran itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, Maka ikutilah Dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat.

QS 9 : 71

tbqãZÏB÷sßJø9$#ur àM»oYÏB÷sßJø9$#ur öNßgàÒ÷èt/ âä!$uŠÏ9÷rr& <Ù÷èt/ 4 šcrâßDù’tƒ Å$rã÷èyJø9$$Î/ tböqyg÷Ztƒur Ç`tã ̍s3ZßJø9$# šcqßJŠÉ)ãƒur no4qn=¢Á9$# šcqè?÷sãƒur no4qx.¨“9$# šcqãèŠÏÜãƒur ©!$# ÿ¼ã&s!qߙu‘ur 4 y7Í´¯»s9’ré& ãNßgçHxq÷Žzy™ ª!$# 3 ¨bÎ) ©!$# ͕tã ÒOŠÅ3ym ÇÐÊÈ

71. dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

QS 3 : 132

(#qãè‹ÏÛr&ur ©!$# tAqߙ§9$#ur öNà6¯=yès9 šcqßJymöè? ÇÊÌËÈ

132. dan taatilah Allah dan rasul, supaya kamu diberi rahmat.

QS 24 : 56

(#qßJŠÏ%r&ur no4qn=¢Á9$# (#qè?#uäur no4qx.¨“9$# (#qãè‹ÏÛr&ur tAqߙ§9$# öNà6¯=yès9 tbqçHxqöè? ÇÎÏÈ

56. dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada rasul, supaya kamu diberi rahmat.

QS 36 : 45

#sŒÎ)ur Ÿ@ŠÏ% ãNßgs9 (#qà)®?$# $tB tû÷üt/ öNä3ƒÏ‰÷ƒr& $tBur ÷/ä3xÿù=yz ÷/ä3ª=yès9 tbqçHxqöè? ÇÍÎÈ

45. dan apabila dikatakan kepada mereka: “Takutlah kamu akan siksa yang dihadapanmu dan siksa yang akan datang supaya kamu mendapat rahmat”, (niscaya mereka berpaling).

Qs 49 : 10

$yJ¯RÎ) tbqãZÏB÷sßJø9$# ×ouq÷zÎ) (#qßsÎ=ô¹r’sù tû÷üt/ ö/ä3÷ƒuqyzr& 4 (#qà)¨?$#ur ©!$# ÷/ä3ª=yès9 tbqçHxqöè? ÇÊÉÈ

10. orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.

Kita diperintah oleh allah untuk memperhatikan langkah dan kinerja orang – orang yang beriman kepada kitab ( Al-Qur’an ) tapi lebih ridho dihukumi oleh hukum Thogut

Qs 4 : 60

öNs9r& ts? ’n<Î) šúïÏ%©!$# tbqßJãã÷“tƒ öNßg¯Rr& (#qãYtB#uä !$yJÎ/ tA̓Ré& y7ø‹s9Î) !$tBur tA̓Ré& `ÏB y7Î=ö6s% tbr߉ƒÌãƒ br& (#þqßJx.$yÛtFtƒ ’n<Î) ÏNqäó»©Ü9$# ô‰s%ur (#ÿrâÉDé& br& (#rãàÿõ3tƒ ¾ÏmÎ/ ߉ƒÌãƒur ß`»sÜø‹¤±9$# br& öNßg¯=ÅÒムKx»n=|Ê #Y‰‹Ïèt/ ÇÏÉÈ

60. Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu ? mereka hendak berhakim kepada thaghut[312], Padahal mereka telah diperintah mengingkari Thaghut itu. dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya.

Maka jatuhlah predikat terhadap orang tersebut sebagai orang yang tidak beriman

QS 4 : 65

Ÿxsù y7În/u‘ur Ÿw šcqãYÏB÷sム4Ó®Lym x8qßJÅj3ysム$yJŠÏù tyfx© óOßgoY÷t/ §NèO Ÿw (#r߉Ågs† þ’Îû öNÎhÅ¡àÿRr& %[`tym $£JÏiB |MøŠŸÒs% (#qßJÏk=|¡ç„ur $VJŠÎ=ó¡n@ ÇÏÎÈ

65. Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.

Jadilah mereka teman syetan yang akan menghalangi tegaknya syariat

QS 43 : 36-37

`tBur ß·÷ètƒ `tã ̍ø.ό Ç`»uH÷q§9$# ôÙÍh‹s)çR ¼çms9 $YZ»sÜø‹x© uqßgsù ¼çms9 Ö`ƒÌs% ÇÌÏÈ   öNåk¨XÎ)ur öNåktXr‘‰ÝÁu‹s9 Ç`tã È@‹Î6¡¡9$# tbqç7|¡øts†ur Nåk¨Xr& tbr߉tGôg•B ÇÌÐÈ

36. Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan yang Maha Pemurah (Al Quran), Kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) Maka syaitan Itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.

37. dan Sesungguhnya syaitan-syaitan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk.

Akhirnya oleh Allah SWT mereka dibiarkan sesat dan tempatnya adalah neraka jahanam

QS 4 : 115

`tBur È,Ï%$t±ç„ tAqߙ§9$# .`ÏB ω÷èt/ $tB tû¨üt6s? ã&s! 3“y‰ßgø9$# ôìÎ6­Ftƒur uŽöxî È@‹Î6y™ tûüÏZÏB÷sßJø9$# ¾Ï&Îk!uqçR $tB 4’¯<uqs? ¾Ï&Î#óÁçRur zN¨Yygy_ ( ôNuä!$y™ur #·ŽÅÁtB ÇÊÊÎÈ

115. dan Barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu[348] dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali.

QS 59;7

!$¨B uä!$sùr& ª!$# 4’n?tã ¾Ï&Î!qߙu‘ ô`ÏB È@÷dr& 3“tà)ø9$# ¬Tsù ÉAqߙ§=Ï9ur “Ï%Î!ur 4’n1öà)ø9$# 4’yJ»tGuŠø9$#ur ÈûüÅ3»|¡yJø9$#ur Èûøó$#ur È@‹Î6¡¡9$# ö’s1 Ÿw tbqä3tƒ P’s!rߊ tû÷üt/ Ïä!$uŠÏYøîF{$# öNä3ZÏB 4 !$tBur ãNä39s?#uä ãAqߙ§9$# çnrä‹ã‚sù $tBur öNä39pktX çm÷Ytã (#qßgtFR$$sù 4 (#qà)¨?$#ur ©!$# ( ¨bÎ) ©!$# ߉ƒÏ‰x© É>$s)Ïèø9$# ÇÐÈ

7. apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikan Allah kepada RasulNya (dari harta benda) yang berasal dari penduduk kota-kota Maka adalah untuk Allah, untuk rasul, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan, supaya harta itu jangan beredar di antara orang-orang Kaya saja di antara kamu. apa yang diberikan Rasul kepadamu, Maka terimalah. dan apa yang dilarangnya bagimu, Maka tinggalkanlah. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Amat keras hukumannya.

QS 33;36

$tBur tb%x. 9`ÏB÷sßJÏ9 Ÿwur >puZÏB÷sãB #sŒÎ) Ó|Ós% ª!$# ÿ¼ã&è!qߙu‘ur #·øBr& br& tbqä3tƒ ãNßgs9 äouŽzÏƒø:$# ô`ÏB öNÏd̍øBr& 3 `tBur ÄÈ÷ètƒ ©!$# ¼ã&s!qߙu‘ur ô‰s)sù ¨@|Ê Wx»n=|Ê $YZÎ7•B ÇÌÏÈ

36. dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. dan Barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya Maka sungguhlah Dia telah sesat, sesat yang nyata.

Padahal Allah telah menyatakan dengan tegas dalam

QS 59 : 7

!4 !$tBur ãNä39s?#uä ãAqߙ§9$# çnrä‹ã‚sù $tBur öNä39pktX çm÷Ytã (#qßgtFR$$sù 4 (#qà)¨?$#ur ©!$# ( ¨bÎ) ©!$# ߉ƒÏ‰x© É>$s)Ïèø9$# ÇÐÈ

7. …….apa yang diberikan Rasul kepadamu, Maka terimalah. dan apa yang dilarangnya bagimu, Maka tinggalkanlah. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Amat keras hukumannya.

QS 33 : 36

$tBur tb%x. 9`ÏB÷sßJÏ9 Ÿwur >puZÏB÷sãB #sŒÎ) Ó|Ós% ª!$# ÿ¼ã&è!qߙu‘ur #·øBr& br& tbqä3tƒ ãNßgs9 äouŽzÏƒø:$# ô`ÏB öNÏd̍øBr& 3 `tBur ÄÈ÷ètƒ ©!$# ¼ã&s!qߙu‘ur ô‰s)sù ¨@|Ê Wx»n=|Ê $YZÎ7•B ÇÌÏÈ

36. dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. dan Barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya Maka sungguhlah Dia telah sesat, sesat yang nyata.

Untuk melengkapi pembahasan yang diatas marilah kita lihat pernyataan Rasulullah SAW dalam berbagai hadits berikut ini

“dengarlah, apakah kalian mendengar, bahwa akan muncul para pemimpin sesudah ku mati,

Barang siapa yang menemuai mereka lalu membenarkan kebohongan yang mereka lakukan dan menolong mereka atas kedzalimanh, maka ia bukan golongan ku dan aku berlepas diri darinya dan tidak mungkin ia minum dari telaga kautsar nanti namun barang siapa yang tidak menemui mereka dan tidak menolong mereka atas kedzaliman yang mereka lakukan dan tidak membenarkan kedustaan mereka maka dia akan masuk golongan ku dan aku akan bersamanya dan dia akan minum dari telaga kautsarku “ ( HR At tirmizi 2259 )

“ sesungguhnya akan ada setelah ku pemimpin , siapa siapa yang membenarkan kebohongan mereka dan menolong  kedzaliman mereka, maka mereka buklan golongan ku dan aku bukan bagian golongannya “ ( An nasai )

“ Jangan kamu memberatkan umatku, beliau ucapkan 3 x “ ya Allah siapa saja yang memerintahkan umatku dengan apa yang tidak engkau perintahkan kepada mereka, maka karenanya mereka mendapat musibah “

“ siapa yang meridhoi penguasa dengan apa yang dibenci Allah maka dia telah keluar dari agama Allah

SUMBER KITAB AL BAYAT

DITINJAU DARI AQIDAH DAN SYARIAH

diambil suatu kesimpulan bahwa masyarakat yang berada dibawah naungan pemerintahan thogut tidak boleh memberlakukan hukum Allah dan rasul-Nya yang bertentangan dengan aturan Thogut tersebut, malah sebalikjnya hukum Allah dan rasulNya yang diatur oleh hukum Thogut  maka masyarakat tesebut termasuk pada criteria :

  1. Penyembah berhala
  2. musyrik
  3. Tidak dipandang beragama
  4. berbuat amal sholehnya berada ditempat yang salah

QS 65 :11

Zwqߙ§‘ (#qè=÷Gtƒ ö/ä3øŠn=tã ÏM»tƒ#uä «!$# ;M»oYÉit7ãB yl̍÷‚ã‹Ïj9 tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä (#qè=ÏHxåur ÏM»ysÎ=»¢Á9$# z`ÏB ÏM»uHä>—à9$# ’n<Î) ͑q–Y9$# 4 `tBur .`ÏB÷sム«!$$Î/ ö@yJ÷ètƒur $[sÎ=»|¹ ã&ù#Åzô‰ãƒ ;M»¨Zy_ “̍øgrB `ÏB $ygÏFøtrB ㍻pk÷XF{$# tûïÏ$Î#»yz !$pkŽÏù #Y‰t/r& ( ô‰s% z`|¡ômr& ª!$# ¼çms9 $»%ø—Í‘ ÇÊÊÈ    

11. (dan mengutus) seorang Rasul yang membacakan kepadamu ayat-ayat Allah yang menerangkan (bermacam-macam hukum) supaya Dia mengeluarkan orang-orang yang beriman dan beramal saleh dari kegelapan kepada cahaya. dan Barangsiapa beriman kepada Allah dan mengerjakan amal yang saleh niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya Allah memberikan rezki yang baik kepadanya.

5. Tidak dipertanggung jawabkan oleh Allah dan Rasul-Nya

6. Berpecah belah

7. Tidak dirahmati

8. sesat

Dari penjelasan – penjelasan yang berdasarkan firman allah dan hadits Rasulullah SAW maka masyarakat muslim yang berada dibawah pemerintahan thogut dan memberikan loyalitas yang tinggi maka batallah keimanan dank e islamannya kecuali mereka Hirah dan bergabung dengan pemerintahan yng berdasarkan pada hukum Allah dan RasulNya.

Ibnu Qoyim berkata “

Demi Allah aku tidak takut pada dosa-dosaku, karena masih ada jalan mendapat maaf dan ampunan tetapi aku takut akan berpalingnya hatiku dari berhukum pada Assunah dan Al-Qur’an ridho kepada pendapat manusia dan kebohongannya hin gga tidak ada anugrah dari dzat yang maha kuasa.

Syeikh Abdurrahman bin hasan Roodhiallahuanhu Berkata :

Ulama dahulu hingga sekarang, mulai dari sahabat, tabiin, ulama – ulama setelahnya dan seluruh ahlul sunnah telah sepakat bahwa seseorang tidak disebut muslim sebelum dia bersih dari musyrik besar, berlepas diri dari syirik dan pelakunya, membenci dan memusuhi mereka sesuai kemampuan serta mengikhlaskan seluruh amal untuk Allah “

Tauhid seseorang tidak akan sempurna tanpa menjauhi ahli syirik, memusuhi mereka dan mengkafirkan mereka. Dalam hal ini ahli tauhid adalah orang – orang yang memisahkan diri sebagian ulama nejed menyebutkan bahwa tiga perkara dan apabila salah satu dari tiga perkara itu ada dalam diri seseorang maka orang tersebut wajib diperangi salah satu dari tiga perkara tersebur adalah : tidak mengkafirkan orang – orang musyrikin atau ragu terhadap kekafiran mereka, sebab hal itu sebagai pembatal islam, barang siapa terjangkit sifat itu maka dia telah kafir dan halal darah dan hartanya. Maka wajib memeranginya sampai dia mengkjafirkan orang – orang musyrik tersebut, sesungguhnya orang yang tidak mengkafirkan orang musyrik tidak termasuk orang yang membenarkan Al-Qur’an sebab Al-Qur’an telah mengkafirkan orang – orang musyrik dan memerintahkan untuk mengkafirkan, memusuhi dan memerangi.

Imam Ibnu Aqil berkata ; “ Apabila engkau ingin mengetahui kedudukan umat Islam pada suatu masa, jangan melihat kepada ramainya mereka berda dipintu-pintu masjid, tidak pula    gemuruhnya lentunan talbiyah, akan tetapi lihatlah sikap mereka terhadap golongan yang memusuhi syariat ini”.

Barang siapa meyakini bahwa berhukum keppada syariat Islam akan mengakibatkan perang dan perselisihan serta tidak akan tercipta persatuan dan kesatuan keculi bergabung kepada hakim thagut, maka dia kafir dan termasuk musuh Allah dan para Rasul. Keadaan seperti inilah sebenarnya yang terjadi pada orang-orang kafir quraisy yang meyakini kebenaran hanya ada pada aturan nenek moyang mereka, bukan pada aturan Allah yang dibawa Rasulullah S.A.W (memusuhi penguasa murtad. Abu Abdurrahman Al Atsari, cet juni 2008).

Syekh Ahmad bin Atiq berkata;” Sebuah Negara, apabila tampak kesyirikan didalamnyadan perbuatan haram dilakukan secara terang-terangan serta rambu-rambu agama hilang, maka Negara itu menjadi Negara kafir, harta penduduknya menjadi harta ghonimah, dan darah mereka boleh ditumpahkan. Apabila ditambah dengan mencela Allah dan agamaNya, menerapkan undang-undang buatan bagi rakyatnya, menyelisihi kitab Allah dan Sunnah Rasulnya, maka dengan ini saya sudah cukup untuk menentukan bahwa orang tersebut telah keluar dari Islam. (ibid. Ad Durrar-As Saniyyah:9/257)

Adapun orang yang mengkafirkansalah seorang dari ummat ini, sedang ia bersandar dengan dalil dan hujjah dari Al Qur’an dan As Sunnah, sementara dia telah melihat kekafiran yang nyata, sepeti menyekutukan Allah SWT, beribadah kepada selainNya, menghina Allah, ayat-ayatNya, ataupun Rasul-rasulNya, atau mendustakan mereka, atau membenci apa yang diturunkan Allah SWT yang berupa petunjuk dari agama yang benar atau menolak sifat-sifat Allah SWT atau yang semisalnya, maka orang yang mengkafirkan seseorang dengan cara semacam ini dibenarkan dan mendapat pahala, dia termasuk orang yang taat kepada Allah SWT dan RasulNya. (Abu AbdurrahmanAl-Atsari menukil dari kitab Ad Durar As Saniyyah 12/260-261-Syaikh Ahmad bin Atiq).

Syaikh Abdullatif Al Asy-syaikh berkata dalam kitab Misbahudh Dholum hlm 328;” Siapa yang menjadikan Islam itu hanya memenuhi salah satu darimabani (rukunnya) saja ‘disisi lain dia meninggalkan komitmen terhadap tauhidullah dan bara’ah (berlepas diri) dari syirik, maka dia itu adalah manusia yang paling jahil dan paling sesat”.(sumber”Salah kaprah Salafi Syirik. Abu MuhammadAl Maqdisi) judul asli” Imta’un Nazhar Fi Kasyfi Syubukati Murjiati ‘Ashr.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata dalam Majmu Al Fatawa: 28/524: “Sesuatu yang maklum secara pasti dari Dienul Muslimin dengan kesepakatan kaum Muslimin bahwa orang yang melegalkan dan mengikuti ajaran selain Islam, atau mengikuti aturan selain aturan Muhammad SAW maka dia telah K A F I R. (ibid)

Peringatan Bagi Para Muwahidin.

  1. Hendaklah membersihkan niatnya hanya untuk mencari kebenaran, bukan untuk mengikuti hawa nafsu,

ßÈd Ÿwur ÆìÎ7®Ks? 3“uqygø9$# y7¯=ÅÒãŠsù `tã È@‹Î6y™ «!$# 4 ¨bÎ) tûïÏ%©!$# tbq=ÅÒtƒ `tã È@‹Î6y™ «!$# öNßgs9 Ò>#x‹tã 7‰ƒÏ‰x© $yJÎ/ (#qÝ¡nS tPöqtƒ É>$|¡Ïtø:$# ÇËÏÈ

26. Hai Daud, Sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, Maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat darin jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.

(Qs Shaad 26).

Sebab hawa nafsu itu adalah salah satu thagut.

|M÷ƒuäu‘r& Ç`tB x‹sƒªB$# ¼çmyg»s9Î) çm1uqyd |MRr’sùr& ãbqä3s? Ïmø‹n=tã ¸x‹Å2ur ÇÍÌÈ   ÷Pr& Ü=|¡øtrB ¨br& öNèduŽsYò2r& šcqãèyJó¡o„ ÷rr& šcqè=É)÷ètƒ 4 ÷bÎ) öNèd žwÎ) ÄN»yè÷RF{$%x. ( ö@t/ öNèd ‘@|Êr& ¸x‹Î6y™ ÇÍÍÈ

43. Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya. Maka Apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?,

44. atau Apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (dari binatang ternak itu).

Juga ayat senada dalam Qs Al Jatsiyah,

|M÷ƒuätsùr& Ç`tB x‹sƒªB$# ¼çmyg»s9Î) çm1uqyd ã&©#|Êr&ur ª!$# 4’n?tã 5Où=Ïæ tLsêyzur 4’n?tã ¾ÏmÏèøÿxœ ¾ÏmÎ7ù=s%ur Ÿ@yèy_ur 4’n?tã ¾ÍnΎ|Çt/ Zouq»t±Ïî `yJsù ÏmƒÏ‰öku‰ .`ÏB ω÷èt/ «!$# 4 Ÿxsùr& tbr㍩.x‹s? ÇËÌÈ

23. Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan Allah membiarkannya berdasarkan ilmu-Nya[1384] dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?

  1. Jauhilah perasaan fanatic terhadap golongan dan guru.

Apabila kebenaran telah Nampak dihadapan anda beserta dalil-dalilnya, maka gigitlah ia sekuat-kuatnya dengan gigi geraham dan jangan anda lepaskan hanya karena ucapan atau pendapat seseorang.

Ÿxsùr& tbr㍭/y‰tFtƒ tb#uäöà)ø9$# 4 öqs9ur tb%x. ô`ÏB ωZÏã Ύöxî «!$# (#r߉y`uqs9 ÏmŠÏù $Zÿ»n=ÏF÷z$# #ZŽÏWŸ2 ÇÑËÈ

82. Maka Apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.

  1. Berhati-hatilah terhadap rasa takut dan bimbang saat mengikuti kebenaran dan menjadi pembelanya, hanya karena melihat sedikit penempuh jalan kebenaran,sedang dilain pihak,orang-orang yang menyelisihi dan menggembosinya justru lebih banyak. Karena jamaah itu adalah setiap yang berjalan sesuai kebenaran meskipun hanya sendirian.
  2. Yakinlah bahwa Al Haq pasti akan menang di kemudian hari. Dan sungguh kemenangan, keberpihakkan, kejayaan dan kemenangan itu tidak diragukan sedikitpun adalah milik pengikut kebenaran dan pembelanya.

Maka tetaplah anda bergabung dengan kafilah pembela kebenaran dan para penganutnya.

  1. Jangan percaya terhadap mereka bahwa mereka masih beriman karena kita mengharapkan mereka percaya kepada kita.

Allah SWT berfirmandalam

surat 2:75

* tbqãèyJôÜtGsùr& br& (#qãZÏB÷sムöNä3s9 ô‰s%ur tb%x. ×,ƒÌsù öNßg÷YÏiB tbqãèyJó¡o„ zN»n=Ÿ2 «!$# ¢OèO ¼çmtRqèùÌhptä† .`ÏB ω÷èt/ $tB çnqè=s)tã öNèdur šcqßJn=ôètƒ ÇÐÎÈ

75. Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, Padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui?

Ayat – ayat yang berhubungan dengan wajibnya mengkufuri Thogut seseorang belum dianggap masuk Islam tanpa membenci, memusuhi dalam mengkafirkan orang – orang musyrik.allah berfirman dalam QS 60 : 4

ô‰s% ôMtR%x. öNä3s9 îouqó™é& ×puZ|¡ym þ’Îû zOŠÏdºtö/Î) tûïÏ%©!$#ur ÿ¼çmyètB øŒÎ) (#qä9$s% öNÍhÏBöqs)Ï9 $¯RÎ) (#ätÂuätç/ öNä3ZÏB $£JÏBur tbr߉ç7÷ès? `ÏB Èbrߊ «!$# $tRöxÿx. ö/ä3Î/ #y‰t/ur $uZoY÷t/ ãNä3uZ÷t/ur äourºy‰yèø9$# âä!$ŸÒøót7ø9$#ur #´‰t/r& 4Ó®Lym (#qãZÏB÷sè? «!$$Î/ ÿ¼çny‰ômur žwÎ) tAöqs% tLìÏdºtö/Î) Ïm‹Î/L{ ¨btÏÿøótGó™V{ y7s9 !$tBur à7Î=øBr& y7s9 z`ÏB «!$# `ÏB &äóÓx« ( $uZ­/§‘ y7ø‹n=tã $uZù=©.uqs? y7ø‹s9Î)ur $oYö;tRr& y7ø‹s9Î)ur 玍ÅÁyJø9$# ÇÍÈ

4. Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: “Sesungguhnya Kami berlepas diri daripada kamu dari daripada apa yang kamu sembah selain Allah, Kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara Kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja. kecuali Perkataan Ibrahim kepada bapaknya[1470]: “Sesungguhnya aku akan memohonkan ampunan bagi kamu dan aku tiada dapat menolak sesuatupun dari kamu (siksaan) Allah”. (Ibrahim berkata): “Ya Tuhan Kami hanya kepada Engkaulah Kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah Kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah Kami kembali.”

QS 2: 256

Iw on#tø.Î) ’Îû ÈûïÏe$!$# ( ‰s% tû¨üt6¨? ߉ô©”9$# z`ÏB ÄcÓxöø9$# 4 `yJsù öàÿõ3tƒ ÏNqäó»©Ü9$$Î/ -ÆÏB÷sãƒur «!$$Î/ ωs)sù y7|¡ôJtGó™$# Íouróãèø9$$Î/ 4’s+øOâqø9$# Ÿw tP$|ÁÏÿR$# $olm; 3 ª!$#ur ìì‹Ïÿxœ îLìÎ=tæ ÇËÎÏÈ

256. tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); Sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. karena itu Barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut[162] dan beriman kepada Allah, Maka Sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang Amat kuat yang tidak akan putus. dan Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui.

QS 16 : 36

ô‰s)s9ur $uZ÷Wyèt/ ’Îû Èe@à2 7p¨Bé& »wqߙ§‘ Âcr& (#r߉ç6ôã$# ©!$# (#qç7Ï^tGô_$#ur |Nqäó»©Ü9$# ( Nßg÷YÏJsù ô`¨B “y‰yd ª!$# Nßg÷YÏBur ïƨB ôM¤)ym Ïmø‹n=tã ä’s#»n=žÒ9$# 4 (#r玍šsù ’Îû ÇÚö‘F{$# (#rãÝàR$$sù y#ø‹x. šc%x. èpt7É)»t㠚úüÎ/Éj‹s3ßJø9$# ÇÌÏÈ

36. dan sungguhnya Kami telah mengutus Rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut[826] itu”, Maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya[826]. Maka berjalanlah kamu dimuka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).

QS 4 : 150-151

¨bÎ) šúïÏ%©!$# tbrãàÿõ3tƒ «!$$Î/ ¾Ï&Î#ߙâ‘ur šcr߉ƒÌãƒur br& (#qè%Ìhxÿムtû÷üt/ «!$# ¾Ï&Î#ߙâ‘ur šcqä9qà)tƒur ß`ÏB÷sçR <Ù÷èt7Î/ ãàÿò6tRur <Ù÷èt7Î/ tbr߉ƒÌãƒur br& (#rä‹Ï‚­Gtƒ tû÷üt/ y7Ï9ºsŒ ¸x‹Î6y™ ÇÊÎÉÈ   y7Í´¯»s9’ré& ãNèd tbrãÏÿ»s3ø9$# $y)ym 4 $tRô‰tFôãr&ur tûï̍Ïÿ»s3ù=Ï9 $\/#x‹tã $YYŠÎg•B ÇÊÎÊÈ

150. Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah dan rasul-rasul-Nya, dan bermaksud memperbedakan[373] antara (keimanan kepada) Allah dan rasul-rasul-Nya, dengan mengatakan: “Kami beriman kepada yang sebahagian dan Kami kafir terhadap sebahagian (yang lain)”, serta bermaksud (dengan Perkataan itu) mengambil jalan (tengah) di antara yang demikian (iman atau kafir),

151. merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir itu siksaan yang menghinakan.

QS 58 : 22

žw ߉ÅgrB $YBöqs% šcqãZÏB÷sム«!$$Î/ ÏQöqu‹ø9$#ur ̍ÅzFy$# šcr–Š!#uqムô`tB ¨Š!$ym ©!$# ¼ã&s!qߙu‘ur öqs9ur (#þqçR%Ÿ2 öNèduä!$t/#uä ÷rr& öNèduä!$oYö/r& ÷rr& óOßgtRºuq÷zÎ) ÷rr& öNåksEuŽÏ±tã 4 y7Í´¯»s9’ré& |=tFŸ2 ’Îû ãNÍkÍ5qè=è% z`»yJƒM}$# Nèdy‰­ƒr&ur 8yrãÎ/ çm÷YÏiB ( óOßgè=Åzô‰ãƒur ;M»¨Zy_ “̍øgrB `ÏB $pkÉJøtrB ㍻yg÷RF{$# tûïÏ$Î#»yz $yg‹Ïù 4 š_ÅÌu‘ ª!$# öNåk÷]tã (#qàÊu‘ur çm÷Ytã 4 y7Í´¯»s9’ré& Ü>÷“Ïm «!$# 4 Iwr& ¨bÎ) z>÷“Ïm «!$# ãNèd tbqßsÎ=øÿçRùQ$# ÇËËÈ

22. kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, Sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. meraka Itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan[1462] yang datang daripada-Nya. dan dimasukan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka, dan merekapun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. mereka Itulah golongan Allah. ketahuilah, bahwa Sesungguhnya hizbullah itu adalah golongan yang beruntung.

QS 60 : 1

$pkš‰r’¯»tƒ tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä Ÿw (#rä‹Ï‚­Gs? “Íir߉tã öNä.¨r߉tãur uä!$u‹Ï9÷rr& šcqà)ù=è? NÍköŽs9Î) Ío¨ŠuqyJø9$$Î/ ô‰s%ur (#rãxÿx. $yJÎ/ Nä.uä!%y` z`ÏiB Èd,ysø9$# tbqã_̍øƒä† tAqߙ§9$# öNä.$­ƒÎ)ur   br& (#qãZÏB÷sè? «!$$Î/ öNä3În/u‘ bÎ) ÷LäêYä. óOçFô_tyz #Y‰»ygÅ_ ’Îû ’Í?‹Î6y™ uä!$tóÏGö/$#ur ’ÎA$|ÊósD 4 tbr”Å¡è@ NÍköŽs9Î) Ío¨ŠuqyJø9$$Î/ O$tRr&ur ÞOn=÷ær& !$yJÎ/ ÷LäêøŠxÿ÷zr& !$tBur ÷LäêYn=÷ær& 4 `tBur ã&ù#yèøÿtƒ öNä3ZÏB ô‰s)sù ¨@|Ê uä!#uqy™ È@‹Î6¡¡9$# ÇÊÈ

1. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; Padahal Sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, mereka mengusir Rasul dan (mengusir) kamu karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu. jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad di jalan-Ku dan mencari keridhaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian). kamu memberitahukan secara rahasia (berita-berita Muhammad) kepada mereka, karena rasa kasih sayang. aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. dan Barangsiapa di antara kamu yang melakukannya, Maka Sesungguhnya Dia telah tersesat dari jalan yang lurus.

QS 5 : 80-81

3“ts? #ZŽÏVŸ2 óOßg÷YÏiB šcöq©9uqtGtƒ tûïÏ%©!$# (#rãxÿŸ2 4 }§ø¤Î6s9 $tB ôMtB£‰s% óOçlm; öNåkߦàÿRr& br& xÝςy™ ª!$# óOÎgøŠn=tæ ’Îûur É>#x‹yèø9$# öNèd tbrà$Î#»yz ÇÑÉÈ   öqs9ur (#qçR$Ÿ2 šcqãZÏB÷sム«!$$Î/ Äc_É<¨Y9$#ur !$tBur tA̓Ré& Ïmø‹s9Î) $tB öNèdrä‹sƒªB$# uä!$uŠÏ9÷rr& £`Å3»s9ur #ZŽÏVŸ2 öNåk÷]ÏiB šcqà)Å¡»sù ÇÑÊÈ

80. kamu melihat kebanyakan dari mereka tolong-menolong dengan orang-orang yang kafir (musyrik). Sesungguhnya Amat buruklah apa yang mereka sediakan untuk diri mereka, Yaitu kemurkaan Allah kepada mereka; dan mereka akan kekal dalam siksaan.

81. Sekiranya mereka beriman kepada Allah, kepada Nabi (Musa) dan kepada apa yang diturunkan kepadanya (Nabi), niscaya mereka tidak akan mengambil orang-orang musyrikin itu menjadi penolong-penolong, tapi kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang fasik.

QS 5 : 51 – 54

* $pkš‰r’¯»tƒ tûïÏ%©!$# (#qãYtB#uä Ÿw (#rä‹Ï‚­Gs? yŠqåkuŽø9$# #“t»|Á¨Z9$#ur uä!$u‹Ï9÷rr& ¢ öNåkÝÕ÷èt/ âä!$uŠÏ9÷rr& <Ù÷èt/ 4 `tBur Nçl°;uqtGtƒ öNä3ZÏiB ¼çm¯RÎ*sù öNåk÷]ÏB 3 ¨bÎ) ©!$# Ÿw “ωôgtƒ tPöqs)ø9$# tûüÏJÎ=»©à9$# ÇÎÊÈ   “uŽtIsù z`ƒÏ%©!$# ’Îû NÎgÎ/qè=è% ÖÚt¨B šcqãã̍»|¡ç„ öNÍkŽÏù tbqä9qà)tƒ #Óy´øƒwU br& $oYt7ÅÁè? ×otÍ¬!#yŠ 4 Ó|¤yèsù ª!$# br& u’ÎAù’tƒ Ëx÷Fxÿø9$$Î/ ÷rr& 9øBr& ô`ÏiB ¾ÍnωYÏã (#qßsÎ7óÁã‹sù 4’n?tã !$tB (#r•Ž| r& þ’Îû öNÍkŦàÿRr& šúüÏBω»tR ÇÎËÈ   ãAqà)tƒur tûïÏ%©!$# (#þqãZtB#uä ÏäIwàs¯»ydr& tûïÏ%©!$# (#qßJ|¡ø%r& «!$$Î/ y‰ôgy_ öNÍkÈ]»yJ÷ƒr&   öNåk¨XÎ) öNä3yèpRmQ 4 ôMsÜÎ6ym öNßgè=»yJôãr& (#qßst7ô¹r’sù tûïΎţ»yz ÇÎÌÈ   $pkš‰r’¯»tƒ tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä `tB £‰s?ötƒ öNä3YÏB `tã ¾ÏmÏZƒÏŠ t$öq|¡sù ’ÎAù’tƒ ª!$# 5Qöqs)Î/ öNåk™:Ïtä† ÿ¼çmtRq™6Ïtä†ur A’©!όr& ’n?tã tûüÏZÏB÷sßJø9$# >o¨“Ïãr& ’n?tã tûï͍Ïÿ»s3ø9$# šcr߉Îg»pgä† ’Îû È@‹Î6y™ «!$# Ÿwur tbqèù$sƒs† sptBöqs9 5OͬIw 4 y7Ï9ºsŒ ã@ôÒsù «!$# ÏmŠÏ?÷sム`tB âä!$t±o„ 4 ª!$#ur ììřºur íOŠÎ=tæ ÇÎÍÈ

51. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, Maka Sesungguhnya orang itu Termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.

52. Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: “Kami takut akan mendapat bencana”. Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.

53. dan orang-orang yang beriman akan mengatakan: “Inikah orang-orang yang bersumpah sungguh-sungguh dengan nama Allah, bahwasanya mereka benar-benar beserta kamu?” Rusak binasalah segala amal mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang merugi.

54. Hai orang-orang yang beriman, Barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, Maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha mengetahui.

QS 4 : 138-139

ΎÅe³o0 tûüÉ)Ïÿ»uZßJø9$# ¨br’Î/ öNçlm; $¹/#x‹tã $¸JŠÏ9r& ÇÊÌÑÈ   tûïÏ%©!$# tbrä‹Ï‚­Ftƒ tûï͍Ïÿ»s3ø9$# uä!$uŠÏ9÷rr& `ÏB Èbrߊ tûüÏZÏB÷sßJø9$# 4 šcqäótGö;tƒr& ãNèdy‰YÏã no¨“Ïèø9$# ¨bÎ*sù no¨“Ïèø9$# ¬! $YèŠÏHsd ÇÊÌÒÈ

138. Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih,

139. (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka Sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah.

QS 16 : 106 – 107

`tB txÿŸ2 «!$$Î/ .`ÏB ω÷èt/ ÿ¾ÏmÏZ»yJƒÎ) žwÎ) ô`tB on̍ò2é& ¼çmç6ù=s%ur BûÈõyJôÜãB Ç`»yJƒM}$$Î/ `Å3»s9ur `¨B yyuŽŸ° ̍øÿä3ø9$$Î/ #Y‘ô‰|¹ óOÎgøŠn=yèsù Ò=ŸÒxî šÆÏiB «!$# óOßgs9ur ëU#x‹tã ÒOŠÏàtã ÇÊÉÏÈ   šÏ9ºsŒ ÞOßg¯Rr’Î/ (#q™6ystFó™$# no4quŠysø9$# $u‹÷R‘‰9$# ’n?tã ÍotÅzFy$# žcr&ur ©!$# Ÿw “ωôgtƒ tPöqs)ø9$# tûï͍Ïÿ»x6ø9$# ÇÊÉÐÈ

106. Barangsiapa yang kafir kepada Allah sesudah Dia beriman (dia mendapat kemurkaan Allah), kecuali orang yang dipaksa kafir Padahal hatinya tetap tenang dalam beriman (dia tidak berdosa), akan tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk kekafiran, Maka kemurkaan Allah menimpanya dan baginya azab yang besar.

107. yang demikian itu disebabkan karena Sesungguhnya mereka mencintai kehidupan di dunia lebih dari akhirat, dan bahwasanya Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang kafir.

QS

19 : 48-49

öNä3ä9͔tIôãr&ur $tBur šcqããô‰s? `ÏB Èbrߊ «!$# (#qãã÷Šr&ur ’În1u‘ #Ó|¤tã Hwr& tbqä.r& Ïä!%tæ߉Î/ ’În1u‘ $|‹É)x© ÇÍÑÈ   $£Jn=sù öNçlm;u”tIôã$# $tBur tbr߉ç7÷ètƒ `ÏB Èbrߊ «!$# $oYö7ydur ÿ¼ã&s! t,»ysó™Î) z>qà)÷ètƒur ( yxä.ur $uZù=yèy_ $wŠÎ;tR ÇÍÒÈ

48. dan aku akan menjauhkan diri darimu dan dari apa yang kamu seru selain Allah, dan aku akan berdoa kepada Tuhanku, Mudah-mudahan aku tidak akan kecewa dengan berdoa kepada Tuhanku”.

49. Maka ketika Ibrahim sudah menjauhkan diri dari mereka dan dari apa yang mereka sembah selain Allah, Kami anugerahkan kepadanya Ishak, dan Ya’qub. dan masing-masingnya Kami angkat menjadi Nabi.

Qs

18 : 16

όÎ)ur öNèdqßJçGø9u”tIôã$# $tBur šcr߉ç6÷ètƒ žwÎ) ©!$# (#ÿ¼ãrù’sù ’n<Î) É#ôgs3ø9$# ÷Žà³^tƒ ö/ä3s9 Nä3š/u‘ `ÏiB ¾ÏmÏGyJôm§‘ ø×Ähygãƒur /ä3s9 ô`ÏiB /ä.̍øBr& $Z)sùöÏiB ÇÊÏÈ

16. dan apabila kamu meninggalkan mereka dan apa yang mereka sembah selain Allah, Maka carilah tempat berlindung ke dalam gua itu, niscaya Tuhanmu akan melimpahkan sebagian rahmat-Nya kepadamu dan menyediakan sesuatu yang berguna bagimu dalam urusan kamu

BENTUK – BENTUK KEMURTADAN

Murtad adalah hal yang paling ditakuti oleh Umat Islam, tapi tdk sedikit umat Islam yang tdk tahu pengertian murtad itu sendiri kebanyakan memahaminya secara sempit yang meereka tahu bahwa murtad hanyalah sebatas berpindah agama yang tadinya muslim menjadi non muslim, adapun murtad tdk hanya sebatas itu saja melainkan ada beberapa bentuk kemujrtadan diantaranya:

1.Melanggar perjanjanjian dgn Allah, banyak yang melanggar dalam perjanjian dgn Allah tapi tdk merasa murtad padahal ini adalah hal yang paling patal di dalam Islam, ketika seseorang tdk melaksanakan salah satu perintah Allah dan rasulnya padahal mereka sanggup untuk melaksanakannya. Itu salah satu bentuk melanggar perjanjian dgn Allah .

Firman Allah QS 8:55-56

Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, Karena mereka itu tidak beriman.

(yaitu) orang-orang yang kamu Telah mengambil perjanjian dari mereka, sesudah itu mereka mengkhianati janjinya pada setiap kalinya, dan mereka tidak takut (akibat-akibatnya).

2. meninggalkan syari’at, hal ini banyak sekali umat islam yang m,eninggalkan syari’at tanpa alasan yang haq

Allah berfirman QS 18 : 57

Dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang Telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya lalu dia berpaling dari padanya dan melupakan apa yang Telah dikerjakan oleh kedua tangannya? Sesungguhnya kami Telah meletakkan tutupan di atas hati mereka, (sehingga mereka tidak) memahaminya, dan (Kami letakkan pula) sumbatan di telinga mereka; dan kendatipun kamu menyeru mereka kepada petunjuk, niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk selama-lamanya.

Beberapa bagian dari syari’at yang ditinggalkan dianataranya adalah sbb :

  1. meninggalkan silaturahmi QS 4 : 142-143
  2. Banyak alasan , ketika perintah datang dari Allah biasanya yang keimannya lemah selalu banyak alasan ini, alasan itu, tetapi jika ada keuntungan buat dirinya maka apaun dilakukan, itulah kebanyakan sifat manusia.

Firman Allah swt QS 24 : 48 -49

Dan apabila mereka dipanggil kepada Allah dan Rasul-Nya, agar Rasul menghukum (mengadili) di antara mereka, tiba-tiba sebagian dari mereka menolak untuk datang.

Tetapi jika Keputusan itu untuk (kemaslahatan) mereka, mereka datang kepada Rasul dengan patuh.

Cirri-ciri Murtd

  1. Sombong sok pinter , selqalu menganggap remeh terhadap orang lain itulah salah satu ciri2nya

Allah berfirman QS 2 : 13

Apabila dikatakan kepada mereka: “Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang lain Telah beriman.” mereka menjawab: “Akan berimankah kami sebagaimana orang-orang yang bodoh itu Telah beriman?” Ingatlah, Sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh; tetapi mereka tidak tahu.

  1. melaksanakan perintah malas-malasan

QS QS 4 : 142

  1. Banyak alasan QS 24 : 48

Dan apabila mereka dipanggil kepada Allahdan Rasul-Nya, agar Rasul menghukum (mengadili) di antara mereka, tiba-tiba sebagian dari mereka menolak untuk datang.

  1. mengakui kepemimpinan kafir

QS 4 : 139

(yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka Sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah.

KONDISI UMAT ISLAM BANGSA INDONESIA

kondisi umat Islam Bangsa Indonesia saat ini seperti dalam pertandingan bola disebuah stadion yang didalam nya ada beberapa unsur 1. pedagang 2. penonton 3. wasit 4.pemain….selengkapnya lihat di komentar saya….

1.Tipe/golongan pedagang, yg hanya mencari keuntungan duniawi tanpa memikirkan kerugian piak lain (yg diperdagangkn Ayat2 Allah)

QS 11 : 15-16

“Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan Sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan.

Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang Telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang Telah mereka kerjakan”

2. tipe/golongan Penonton, mereka hanya bisa memvonis,melecehkan para pemain padahal mereka sendiri tdk bisa berbuat apa-apa

QS 61 : 2-3

“  Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan?

Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.”

3. tipe/golongan wasit, mereka yg tdk punya pendirian yg berada di tengah-tengah

QS 4 : 150-151

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah dan rasul-rasul-Nya, dan bermaksud memperbedakan antara (keimanan kepada) Allah dan rasul-rasul-Nya, dengan mengatakan: “Kami beriman kepada yang sebahagian dan kami kafir terhadap sebahagian (yang lain)”, serta bermaksud (dengan perkataan itu) mengambil jalan (tengah) di antara yang demikian (iman atau kafir),

Merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya. kami Telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir itu siksaan yang menghinakan.”

4. tipe/golongan pemain, mereka yang terus berjuang dgn mengorbankan segalanya hanya untuk kemenangan

QS 9:20

“ Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih Tinggi derajatnya di sisi Allah; dan Itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.”

Hukum Shalat

Hukum Shalat

Shalat hukumnya fardhu bagi setiap orang yang beriman, baik laki-laki maupun perempuan. Allah Subhanahu wa Ta’ala  telah memerintahkan kita untuk mendirikan shalat, sebagai-mana disebutkan dalam beberapa ayat Al-Qur’anul Karim. Di antaranya adalah firman Allah Ta’ala:

“Maka dirikanlah shalat itu, sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (An-Nisa’: 103)
“Peliharalah segala shalat(mu) dan (peliharalah) shalat wusthaa (shalat Ashar).” (Al-Baqarah: 238)

Dan Rasulullah  menempatkannya sebagai rukun yang kedua di antara rukun-rukun Islam yang lima, seba-gaimana sabdanya yang berbunyi:

“Islam itu dibangun berdasarkan rukun yang lima; yaitu: Bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq selain Allah dan Nabi Muhammad itu utusanNya, mendirikan shalat, membayar zakat, melaksanakan ibadah haji ke Baitullah dan berpuasa di bulan Ramadhan.” (Muttafaq ‘alaih)

Oleh karena itulah, maka orang yang meninggalkan shalat itu hukumnya kafir dan dilaksanakan hukum bunuh terhadapnya, sedangkan orang yang melalaikan shalat dihukumi sebagai orang fasik.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.